Wagub: Ekonomi Maluku Tumbuh Positif, Digitalisasi Keuangan Jadi Tantangan Utama

  • 18 Mei 2026 14:11 WIB
  •  Ambon

RRI.CO.ID, Ambon - Wakil Gubernur Maluku, Abdullah Vanath menyampaikan perekonomian Maluku pada awal tahun 2026 menunjukkan pertumbuhan yang positif mencapai 5,16 persen. Pertumbuhan tersebut turut didukung oleh sektor jasa keuangan yang tumbuh sebesar 9,02 persen dengan inflasi yang tetap terjaga di angka 3,13 persen.

Capaian tersebut lanjutnya, menunjukkan adanya ketahanan ekonomi daerah di tengah dinamika ekonomi global. Namun demikian, ia menilai masih terdapat tantangan besar yang harus dihadapi, khususnya terkait akses layanan keuangan di wilayah kepulauan.

“Tantangan geografis Maluku yang didominasi wilayah kepulauan menjadikan akses layanan keuangan digital sebagai tantangan sekaligus peluang besar,” ungkapnya saat menghadiri Pengukuhan Kepala OJK Provinsi Maluku di Aula Kantor Perwakilan OJK Provinsi Maluku, Karpan, Kota Ambon, Senin 18 Mei 2026.

Wagub juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan OJK dalam menjaga stabilitas sektor perbankan serta memperluas akses layanan keuangan digital.

“Kolaborasi yang kuat menjadi kunci dalam mendorong pertumbuhan ekonomi Maluku yang berkelanjutan,” ujarnya.

Ia menambahkan, Pemerintah Provinsi Maluku tengah mempersiapkan Sensus Ekonomi 2026 untuk memetakan potensi usaha, termasuk UMKM di daerah kepulauan. Data tersebut diharapkan dapat menjadi dasar pengambilan kebijakan dalam memperluas inklusi keuangan secara lebih tepat sasaran.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....