Pacu Pertumbuhan Ekonomi,BI Maluku Terus Dorong Perluasan Penggunaan QRIS
- 01 Okt 2026 12:18 WIB
- Ambon
RRI.CO.ID,Ambon-Bank Indonesia (BI) Perwakilan Provinsi Maluku terus mengakselerasi transformasi digital di wilayah kepulauan ini. Salah satu langkah strategis yang konsisten didorong adalah perluasan penggunaan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) sebagai sarana pembayaran digital yang cepat, murah, mudah, aman, dan handal (CUMAH) bagi masyarakat maupun pelaku usaha.
Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Maluku, Dicky Afryanto, menyampaikan bahwa digitalisasi sistem pembayaran, khususnya QRIS, menjadi penggerak utama dalam memperluas aktivitas ekonomi daerah serta mendukung integrasi ekonomi digital di Maluku.
"Digitalisasi ini adalah salah satu instrumen utama kami untuk mendorong pertumbuhan ekonomi. Melalui perluasan merchant dan pengguna QRIS, kami ingin memastikan aktivitas transaksi masyarakat menjadi lebih efisien dan aman," ujar Dicky dalam kegiatan Sarasehan Wartawan Diseminasi Kebijakan Bank Indonesia di Swiss-Belhotel Ambon.
Berdasarkan data BI Maluku hingga Agustus 2026, ekosistem transaksi digital di Maluku terus mencatatkan tren pertumbuhan yang positif. Tingginya adopsi pembayaran digital oleh masyarakat tecermin dari volume dan nominal transaksi yang terus meningkat di berbagai sektor usaha, mulai dari UMKM hingga ritel modern.
Selain menyasar sektor usaha dan masyarakat umum, BI Maluku juga bersinergi erat dengan pemerintah daerah melalui Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD). Sinergi ini bertujuan untuk mempercepat Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD), termasuk integrasi pembayaran pajak dan retribusi daerah menggunakan QRIS.
"Hasil asesmen kami menunjukkan bahwa sektor digitalisasi menjadi salah satu sumber pertumbuhan ekonomi yang sangat potensial di Maluku. Oleh karena itu, kolaborasi dengan Pemprov Maluku serta Pemerintah Kabupaten/Kota terus kami perkuat," tambah Dicky.Perluasan QRIS di Maluku membawa dampak positif mendasar bagi perekonomian lokal. Bagi UMKM dan pedagang, memudahkan pencatatan keuangan secara otomatis, mencegah peredaran uang palsu, dan memperluas jangkauan konsumen tanpa kendala uang kembalian.
Dengan sinergi yang makin solid antara Bank Indonesia, pemerintah daerah, perbankan, serta pelaku usaha, BI optimistis ekosistem pembayaran digital berbasis QRIS di Maluku akan semakin meningkat
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....