Dinas Koperasi SBB Siap Dampingi Pengelolaan Koperasi Desa Merah Putih

  • 17 Mei 2026 08:12 WIB
  •  Ambon

RRI.CO.ID, Ambon - Dinas Koperasi Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), menyatakan kesiapan penuh jajarannya dalam mendampingi pengelolaan Koperasi Desa Merah Putih yang baru diluncurkan di Kecamatan Waesala. Pendampingan tersebut meliputi aspek administratif, manajemen, hingga legalitas kelembagaan koperasi.

Plt Kepala Dinas Koperasi Seram Bagian Barat Andarias Kikalessy usai mengikuti peluncuran nasional Koperasi Desa Merah Putih yang digelar serentak di seluruh Indonesia, Sabtu (16/5/2026) mengatakan, peran instansi teknis sangat penting agar program strategis pemerintah pusat dapat berjalan secara tertib, sehat, dan berkelanjutan di tingkat desa.

Ia menegaskan, Dinas Koperasi Kabupaten SBB siap memberikan dukungan penuh melalui pembinaan sumber daya manusia (SDM) pengurus koperasi, pelatihan manajemen keuangan, hingga pengawasan kelembagaan secara berkala.

“Kami dari Dinas Koperasi menyambut baik program ini dan siap memberikan pendampingan secara maksimal. Koperasi harus dikelola secara profesional agar kepercayaan masyarakat tetap terjaga dan manfaat ekonominya benar-benar dirasakan warga desa,” ujar Andarias Kikalessy.

Selain itu, ia menilai sinergi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan masyarakat akan menjadi modal utama dalam membangun ekosistem usaha desa yang kuat di wilayah Bumi Saka Mese Nusa.

Menurutnya, dukungan regulasi dari Dinas Koperasi yang dipadukan dengan pengawalan keamanan dari TNI-Polri akan memperkuat stabilitas dan keberlanjutan pengembangan koperasi desa di Kabupaten Seram Bagian Barat.

Meski terpisah ribuan kilometer dari pusat peluncuran nasional di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, antusiasme masyarakat Waesala bersama jajaran Forkopimda dan organisasi perangkat daerah tetap tinggi dalam menyambut program tersebut. Kehadiran Koperasi Desa Merah Putih diharapkan mampu menjadi penggerak baru bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat desa.

Program ini juga diyakini dapat mendorong hilirisasi komoditas lokal, membuka lapangan kerja baru, serta membantu menekan angka kemiskinan di wilayah pelosok. Kolaborasi lintas sektor yang terbangun menjadi bukti komitmen bersama dalam mewujudkan pembangunan ekonomi yang merata dan berkeadilan dari desa.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....