Pattimura Festival Bangkitkan Semangat Budaya dan Jati Diri Kota Ambon
- 16 Mei 2026 07:32 WIB
- Ambon
RRI.CO.ID, Ambon - Semangat perjuangan Kapitan Pattimura kembali menggema dalam kemeriahan Pattimura Festival yang berlangsung di Jalan Pattimura, Kota Ambon, Jumat (15/5/2026) malam. Festival budaya yang dipadati ribuan warga tersebut sekaligus menjadi momentum pencanangan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-451 Kota Ambon. Suasana penuh semangat dan antusiasme masyarakat mewarnai jalannya kegiatan yang menampilkan ragam seni dan budaya khas Maluku.
Pattimura Festival tahun ini tidak hanya menjadi ajang hiburan bagi masyarakat, tetapi juga dinilai sebagai ruang strategis untuk memperkuat identitas budaya daerah. Pemerintah Kota Ambon memanfaatkan festival tersebut sebagai sarana membangun kesadaran kolektif masyarakat terhadap pentingnya menjaga warisan budaya di tengah perkembangan zaman.
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Ambon, Christian Tukloy, menegaskan bahwa festival tersebut bukan sekadar agenda seremonial tahunan. Menurutnya, kegiatan itu memiliki makna lebih dalam, yakni menanamkan kembali nilai-nilai perjuangan Kapitan Pattimura kepada generasi muda melalui pendekatan seni dan budaya yang kreatif.
“Melalui festival ini, kami ingin semangat perjuangan Pattimura tetap hadir dalam kehidupan masyarakat, terutama anak muda, lewat kreativitas, budaya, dan karya-karya yang positif,” ujar Tukloy dalam sambutannya di hadapan ribuan pengunjung festival.
Ia menjelaskan, Pattimura Festival 2026 melibatkan banyak elemen masyarakat, mulai dari komunitas seni, pelaku UMKM, sanggar budaya, musisi lokal, hingga kreator muda. Keterlibatan lintas komunitas tersebut menunjukkan besarnya antusiasme masyarakat dalam mendukung pengembangan budaya dan ekonomi kreatif di Kota Ambon.
Beragam karya kreatif dan pertunjukan budaya ditampilkan sepanjang festival berlangsung. Mulai dari tarian tradisional, musik daerah, hingga pertunjukan modern yang dikemas dengan sentuhan budaya lokal berhasil menyedot perhatian pengunjung. Kehadiran para kreator muda juga memberi warna tersendiri dalam festival tersebut.
Selain pertunjukan budaya, festival itu turut diramaikan dengan bazar UMKM, pameran seni, lomba anak, hingga peragaan busana. Aktivitas tersebut tidak hanya menghadirkan hiburan bagi masyarakat, tetapi juga membuka ruang promosi bagi pelaku usaha kecil untuk memperkenalkan produk unggulan mereka kepada publik.
Menurut Tukloy, penyelenggaraan festival budaya memiliki dampak yang besar terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat. Ia menilai kegiatan seperti Pattimura Festival mampu menggerakkan sektor ekonomi kreatif sekaligus menjaga warisan budaya agar tetap hidup dan dikenal oleh generasi mendatang.
“Festival budaya seperti ini memberikan dampak yang besar, bukan hanya menjaga warisan budaya tetap hidup, tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi masyarakat dan pelaku usaha kecil,” katanya.
Pemerintah Kota Ambon, lanjut Tukloy, akan terus mendorong penyelenggaraan kegiatan budaya secara berkelanjutan sebagai bagian dari penguatan sektor pariwisata daerah. Langkah tersebut juga menjadi upaya mempertegas identitas Ambon sebagai kota kreatif sekaligus kota musik dunia yang kaya akan warisan budaya dan potensi seni masyarakatnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....