BPJS Ketenagakerjaan- Kodam XV/Pattimura Perkuat Sinergi

  • 09 Sep 2026 14:11 WIB
  •  Ambon

‎RRI.CO.ID, Ambon- Dalam audiensi Anggota Dewan Pengawas BPJS Ketenagakerjaan Ujang Romli dengan Pangdam XV/Pattimura Mayjen TNI Dody Triwinarto, BPJS Ketenagakerjaan terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan untuk memastikan semakin banyak pekerja mendapatkan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.

‎Dalam pertemuan tersebut, Ujang Romli meminta dukungan Kodam XV/Pattimura atas pelaksanaan jaminan sosial ketenagakerjaan di wilayah Provinsi Maluku dan Provinsi Maluku Utara. Menurutnya, sinergi lintas sektor menjadi kunci agar perlindungan dapat menjangkau lebih banyak pekerja, termasuk mereka yang berada di wilayah kepulauan dan sektor informal.

‎“Perlindungan pekerja tidak bisa dibangun sendiri. Dibutuhkan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan agar semakin banyak pekerja memperoleh kepastian perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan,” ujar Ujang.

‎Sementara itu, Pangdam XV/Pattimura Mayjen TNI Dody Triwinarto menyambut baik kunjungan Dewan Pengawas BPJS Ketenagakerjaan beserta jajaran.

‎Ia menaruh perhatian khusus terhadap perlindungan pekerja di Maluku, terutama para nelayan yang menjadi tulang punggung ekonomi masyarakat pesisir dan memiliki risiko kerja yang tinggi.

‎Pangdam juga menyatakan kesiapan Kodam XV/Pattimura untuk berkolaborasi dan memberikan dukungan sesuai tugas dan kewenangannya apabila diperlukan dalam memperluas cakupan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan di wilayah Maluku.

‎Menanggapi perhatian Pangdam terhadap nelayan, Ujang menegaskan BPJS Ketenagakerjaan siap memperkuat kolaborasi agar kelompok pekerja berisiko tinggi tersebut semakin mudah mengakses perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.

‎“Masukan dan perhatian dari Pangdam menjadi semangat bagi kami untuk terus memperluas perlindungan, khususnya bagi pekerja yang selama ini belum seluruhnya terlindungi. Harapan kami, semakin banyak pekerja di Maluku dapat bekerja dengan tenang karena memiliki jaring pengaman bagi dirinya dan keluarganya,” kata Ujang.

‎Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Maluku, Heru Siswanto, menyampaikan bahwa dukungan dari berbagai stakeholder, termasuk Kodam XV/Pattimura, menjadi kekuatan penting dalam memperluas cakupan kepesertaan di wilayah Maluku yang memiliki karakteristik geografis kepulauan.

‎“Maluku memiliki tantangan tersendiri dalam memperluas perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan karena karakteristik wilayahnya yang kepulauan dan sebagian besar pekerja berada pada sektor informal. Karena itu, kolaborasi dengan seluruh stakeholder menjadi sangat penting agar tidak ada pekerja yang tertinggal dari perlindungan,” ujar Heru.

‎Heru menambahkan bahwa kelompok pekerja seperti nelayan, petani, pekerja informal, dan pekerja rentan lainnya perlu menjadi perhatian bersama karena mereka menghadapi berbagai risiko dalam menjalankan aktivitas pekerjaannya, sementara kemampuan untuk menanggung dampak risiko tersebut relatif terbatas.

‎“Bagi pekerja informal dan pekerja rentan, jaminan sosial ketenagakerjaan bukan sekadar program, tetapi merupakan jaring pengaman bagi mereka dan keluarganya. Ketika risiko terjadi, baik kecelakaan kerja maupun meninggal dunia, manfaat yang diberikan dapat membantu keluarga tetap bertahan dan mencegah munculnya kemiskinan baru,” tambah Heru.

‎Menurut Heru, sinergi yang dibangun bersama Kodam XV/Pattimura diharapkan dapat semakin memperkuat edukasi dan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan, khususnya bagi pekerja di wilayah yang selama ini belum terlindungi.

‎Audiensi ini sekaligus menjadi bagian dari rangkaian Hari Pelanggan Nasional (Harpelnas) 2026 BPJS Ketenagakerjaan. Mengusung prinsip Melayani, Melindungi, dan Memberdayakan (3M), Harpelnas tidak hanya menjadi momentum untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada peserta, tetapi juga memastikan semakin banyak pekerja memperoleh perlindungan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....