PELNI Tanggung Kerusakan akibat Tabrakan KM Sabuk Nusantara 106

  • 28 Apr 2026 19:58 WIB
  •  Ambon

Penulis: Bertje Minanlarat

RRI.CO.ID, Ambon — PT Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI) menyatakan bertanggung jawab penuh atas insiden tabrakan yang melibatkan kapal perintis KM Sabuk Nusantara 106 di Pelabuhan Banda, Selasa (28/4/2026) pagi.

General Manager PELNI Cabang Ambon, Ridwan Mandaliko, mengatakan pihaknya segera mengambil langkah cepat setelah menerima laporan kejadian.

“Begitu menerima laporan tabrakan KM Sabuk Nusantara 106, saya langsung memerintahkan tim untuk mendata kerusakan di lapangan dan berkoordinasi dengan pemilik aset yang terdampak,” ujar Ridwan saat dihubungi, Selasa malam.

Ia memastikan PELNI akan menanggung seluruh kerugian yang dialami pemilik penginapan dan perahu. Menurutnya, proses koordinasi dan negosiasi berjalan lancar karena pihak terdampak bersikap kooperatif.

Untuk mempercepat penyelesaian, manajemen PELNI melakukan koordinasi internal secara berjenjang, termasuk melalui rapat virtual yang melibatkan PELNI pusat, Cabang Ambon, dan Cabang Banda. Pertemuan tersebut membahas penetapan nilai kompensasi serta prosedur perbaikan fasilitas yang rusak.

Insiden terjadi sekitar pukul 09.00 WIT. Berdasarkan laporan awal, kapal mengalami kendala teknis berupa mati mesin saat akan bersandar di dermaga.

Meski nakhoda dan anak buah kapal (ABK) telah menjalankan prosedur darurat untuk menghentikan laju kapal, sisa dorongan (inersia) tidak dapat dihindari sehingga kapal menabrak penginapan dan perahu milik warga di sekitar pelabuhan.

Saat ini, kondisi di lokasi dilaporkan telah kondusif. PELNI menegaskan fokus utama adalah memastikan kerugian warga segera ditangani agar aktivitas ekonomi masyarakat tidak terganggu.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....