Awal Agustus, Maluku Diguncang Gempa Tektonik M5,5 SR

  • 01 Agt 2026 10:11 WIB
  •  Ambon

RRI.CO.ID, Ambon - Memasuki awal Agustus 2026, wilayah Maluku kembali diguncang gempa bumi tektonik berkekuatan Magnitudo 5,5. Gempa yang terjadi pada Sabtu 1 Agustus 2026 pukul 05.19 WIT itu dipastikan tidak berpotensi tsunami.

Berdasarkan hasil analisis BMKG, parameter terbaru mencatat gempa berkekuatan Magnitudo 5,3 dengan kedalaman 14 kilometer. Episenter berada di laut pada koordinat 2,84° LS dan 130,23° BT, sekitar 41 kilometer barat laut Kabupaten Seram Bagian Timur, Maluku.

Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG, Dr. Wijayanto, S.T., M.Sc., menjelaskan gempa tersebut merupakan gempa dangkal yang dipicu aktivitas penyesaran di zona Seram Fold and Thrust Belt. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan gempa memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust fault).

Berdasarkan estimasi peta tingkat guncangan (shakemap), gempa dirasakan pada skala IV MMI di wilayah Bula Barat dan Bula, Kabupaten Seram Bagian Timur, serta Seram Utara Timur Seti, Kabupaten Maluku Tengah. Pada intensitas tersebut, getaran dirasakan banyak orang di dalam rumah, sebagian orang di luar rumah, jendela dan pintu berderik, dinding berbunyi, hingga gerabah pecah.

Wijayanto menambahkan, hingga pukul 05.45 WIT, BMKG mencatat dua aktivitas gempa pendahuluan (foreshock) dengan magnitudo terbesar M4,8 serta dua aktivitas gempa susulan (aftershock) dengan magnitudo terbesar M4,6.

BMKG akan terus memantau perkembangan aktivitas kegempaan dan menyampaikan informasi terbaru kepada pemerintah daerah serta masyarakat.

BMKG mengimbau masyarakat tetap tenang, tidak mudah terpengaruh informasi yang belum dapat dipertanggungjawabkan, menghindari bangunan yang mengalami kerusakan akibat gempa, serta memastikan informasi resmi hanya diperoleh melalui kanal komunikasi BMKG yang telah terverifikasi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....