Tak Penuhi Standar, BGN Tutup 51 Dapur MBG di Maluku
- 10 Apr 2026 14:34 WIB
- Ambon
RRI.CO.ID, Ambon - Badan Gizi Nasional mengambil langkah tegas dengan menutup sementara 51 unit dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang tersebar di wilayah Maluku. Penutupan ini dilakukan setelah hasil evaluasi menunjukkan puluhan dapur tersebut tidak memenuhi standar kelaikan dan kriteria kesehatan yang ditetapkan pemerintah.
Kepala SPPG Maluku dr. Rosita mengungkapkan keputusan penutupan ini merupakan instruksi langsung dari Badan Gizi Nasional berdasarkan hasil pengamatan dan penilaian mendalam di lapangan. "Penutupan 51 dapur MBG ini dilakukan karena ditemukan adanya pelanggaran serius terhadap standar operasional prosedur (SOP) serta persyaratan teknis lainnya," ujar dr. Rosita saat dihubungi.
Berdasarkan data evaluasi, terdapat beberapa poin krusial yang menyebabkan puluhan dapur tersebut harus dihentikan operasionalnya yakni minimnya fasilitas sanitasi, di manabanyak dapur ditemukan tidak memiliki Instalasi Pembuangan Air Limbah (IPAL) yang memadai, sehingga berpotensi mencemari lingkungan sekitar. Disamping itu, mayoritas dapur yang ditutup belum mengantongi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) serta Standar Keamanan Pangan yang diwajibkan.
Selain itu, beberapa dapur yang ditutup diketahui bertanggung jawab atas insiden keracunan pangan yang sempat terjadi, yang dipicu oleh kelalaian dalam penerapan SOP pengolahan makanan.
Saat ini lanjutnya, seluruh kegiatan di 51 titik tersebut dihentikan total. Pihak berwenang masih melakukan pemantauan lebih lanjut guna memastikan apakah dapur-dapur tersebut dapat melakukan perbaikan fasilitas atau akan dilakukan pemutusan kemitraan secara permanen.
"Dapur-dapur ini ditutup sambil menunggu keputusan lebih lanjut dari pusat. Standar keamanan pangan adalah harga mati karena ini menyangkut kesehatan generasi kita," tegas dr. Rosita.
Pemerintah berharap langkah tegas ini menjadi peringatan bagi pengelola SPPG lainnya di Maluku untuk selalu mengedepankan aspek kebersihan dan keamanan pangan sesuai regulasi yang berlaku. Penulis: Bertje Minanlarat
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....