Petugas Lapas Geser Tinjau Penyajian Makanan Warga Binaan dan Perkembangan Sayur
- 15 Jul 2026 11:57 WIB
- Ambon
RRI.CO.ID,Ambon-Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Geser konsisten meningkatkan kualitas pelayanan dan program pembinaan bagi Warga Binaan. Komitmen ini diwujudkan melalui aksi nyata jajaran Subseksi Pembinaan yang melakukan kontrol langsung terhadap proses penyajian makanan warga binaan, sekaligus meninjau perkembangan budidaya sayuran sawi hidroponik, Rabu 15 Juli 2026.
Kegiatan monitoring dan evaluasi lapangan ini dipimpin langsung oleh Kepala Subseksi Pembinaan, Junaidi Laisouw, bersama staf terkait. Ia menyampaikan bahwa peran Lapas tidak hanya berfokus pada aspek keamanan saja, melainkan juga harus seimbang dengan pemenuhan hak dasar serta pelaksanaan program pembinaan kemandirian yang berkelanjutan. Menurutnya, pemenuhan gizi yang layak melalui penyajian makanan berkualitas dan pembinaan pertanian modern merupakan dua aspek krusial yang wajib diawasi secara rutin.
“Untuk memastikan SOP berjalan baik pada kedua bidang tersebut, kami perlu mengecek dan mengontrol langsung ke lapangan. Kegiatan ini adalah bentuk komitmen Lapas Geser dalam memberikan pelayanan prima serta pembinaan yang efektif,” ungkap Junaidi Laisouw.
Di tempat yang sama, Staf Pembinaan, Alfin Iksan Ramdhan, menambahkan rincian teknis terkait pengawasan yang dilakukan. Terkait dapur, ia menekankan pentingnya higiene dan kesesuaian porsi guna pemenhan kecukupan gizi warga binaan. Sementara untuk pertanian, timnya fokus pada monitoring instalasi hidroponik.
“Pengontrolan di area dapur bertujuan memastikan kebersihan (higiene), kelaikan menu, kesesuaian porsi, hingga ketepatan waktu penyajian makanan agar gizi warga binaan tetap terjaga. Sementara itu, untuk program pertanian, Langkah ini diambil guna memastikan tanaman mendapatkan nutrisi optimal, sekaligus mendeteksi adanya kendala atau serangan hama sedini mungkin demi tumbuh kembang dan hasil panen yang maksimal,” terang Alfin.
Menyikapi progres tersebut, Kepala Lapas Geser, Nober Hasanda, mengapresiasi kinerja Subseksi Pembinaan. Menurutnya, kontrol langsung secara dini di area dapur merupakan langkah nyata yang sangat diperlukan. Ia berharap kegiatan rutin ini dapat menjaga standar kebersihan dan kelayakan dalam pemenuhan hak dasar warga binaan. Di sisi lain, Nober juga menekankan pentingnya proses transfer ilmu (edukasi) di lapangan kepada warga binaan dalam proses penanaman sayuran hidroponik.
“Langkah ini menjadi ruang bimbingan langsung kepada warga binaan yang ditugaskan dalam program pertanian. Dengan begitu, mereka mendapatkan pengetahuan dan keterampilan praktis yang mumpuni mengenai teknologi pertanian modern. Diharapkan keterampilan tersebut dapat menjadi bekal hidup yang bermanfaat dan bernilai ekonomis setelah mereka bebas dan kembali ke masyarakat,”tutupnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....