Kementan Perkuat Mitigasi Kemarau 2026, Antisipasi Dampak El Nino

  • 06 Apr 2026 10:35 WIB
  •  Ambon

RRI.CO.ID, Ambon - Kementerian Pertanian (Kementan) RI memperkuat strategi mitigasi menghadapi potensi musim kemarau ekstrem tahun 2026. Langkah ini dibahas dalam rapat koordinasi antisipasi kemarau yang digelar secara hybrid dan diikuti oleh Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Maluku.

Dalam arahannya, Sekretaris Jenderal Kementerian Pertanian menekankan pentingnya mitigasi berbasis data. Pemetaan wilayah rawan kekeringan yang terintegrasi dengan sistem peringatan dini dinilai menjadi kunci respons cepat di lapangan.

Selain itu, optimalisasi pengelolaan sumber daya air menjadi prioritas utama pemerintah. Upaya ini dilakukan melalui rehabilitasi irigasi, pembangunan embung, serta pemanfaatan teknologi pompanisasi dan perpipaan.

“Percepatan tanam juga menjadi strategi penting dalam menghadapi ancaman kemarau. Penggunaan varietas unggul tahan kekeringan dan penyesuaian pola tanam terus didorong sesuai kondisi wilayah,” ujarnya.

Sementara itu, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengingatkan pentingnya kesiapsiagaan menghadapi potensi fenomena El Nino. Peringatan tersebut merujuk pada informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) terkait kondisi iklim ke depan.

Respons cepat dan terukur dinilai menjadi langkah penting dalam mengurangi dampak kekeringan. Termasuk di dalamnya percepatan penyediaan sarana irigasi pompa serta alat dan mesin pertanian.

“Melalui koordinasi yang solid, diharapkan mampu menjaga ritme tanam tetap optimal. Upaya ini sekaligus untuk memastikan produksi pangan tetap terjaga,” ucapnya .

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....