Stok Cabai Ambon Masih Cukup, namun Rentan Gangguan Pasokan

  • 15 Sep 2026 17:16 WIB
  •  Ambon

RRI.CO.ID, Ambon - Stok cabai rawit di Kota Ambon masih mampu memenuhi kebutuhan pasar dalam jangka pendek, namun kondisinya terbatas dan rentan terhadap gangguan pasokan. Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Maluku, Ina Wati Tahir mengatakan situasi tersebut perlu diantisipasi di tengah musim kemarau yang masih berlangsung.

“Ketersediaan masih mampu memenuhi kebutuhan pasar dalam jangka pendek, namun berada dalam kondisi terbatas dan rentan terhadap gangguan pasokan,” ujarnya kepada RRI, Selasa 15 September 2026.

Menurut kadis, kebutuhan cabai rawit di Ambon masih bergantung pada pasokan dari wilayah produksi di luar kota maupun luar Maluku. Kondisi itu membuat ketersediaan komoditas di pasar mudah terdampak apabila terjadi penurunan produksi atau kendala dalam pengiriman.

Hasil pemantauan di Pasar Mardika menunjukkan cabai rawit yang dijual berasal dari sejumlah daerah di Maluku dan luar daerah. Pasokan dari Maluku antara lain berasal dari Kobisonta-Kabupaten Maluku Tengah dan Kabupaten Buru, sementara dari luar Maluku didatangkan dari Makassar, Manado, Surabaya, dan Kupang.

Dijelaskan, gangguan produksi di salah satu daerah pemasok dapat memengaruhi jumlah cabai yang masuk ke pasar Ambon. Karena itu, kesinambungan pengiriman dari daerah produksi menjadi penting untuk menjaga kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.

“Kami terus mengantisipasi kemungkinan penurunan pasokan selama musim kemarau agar kondisi stok tidak semakin terbatas,” katanya.

Sementara itu, salah satu pedagang di Pasar Mardika Ambon, Ani, mengatakan keterbatasan pasokan turut terlihat dari tingginya harga cabai rawit di tingkat pedagang. Saat ini harga cabai rawit mencapai Rp200 ribu per kilogram, naik dari sebelumnya sekitar Rp120 ribu per kilogram.

“Harga pengambilan di agen mencapai Rp150 ribu hingga Rp180 ribu per kilogram. Olehnya itu, kita jual di harga Rp200 ribu per kilogram,” ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....