Ekspor Maluku Januari 2026 Capai US$ 5,22 Juta, Didominasi Ikan dan Udang
- 03 Mar 2026 07:52 WIB
- Ambon
RRI.CO.ID, Ambon - Kepala BPS Provinsi Maluku Maritje Pattiwaellapia mengatakan ekspor Maluku pada Januari 2026 tercatat sebesar US$ 5,22 juta, seluruhnya berasal dari komoditas nonmigas. Komoditas ini meliputi ikan kerapu, ikan laut hidup, ikan hias hidup selain ikan air tawar, dan udang beku.
Nilai ekspor Januari 2026 turun sekitar 66,92 persen dibanding Desember 2025 yang mencapai US$ 15,76 juta. Penurunan disebabkan karena pada Desember 2025 ekspor juga termasuk komoditas migas berupa bahan bakar.
“Jika dibandingkan Januari 2025, ekspor Maluku mengalami kenaikan sekitar 9,39 persen. Pada Januari 2025, ekspor senilai US$ 4,76 juta juga berasal dari kelompok ikan dan udang,” kata Pattiwaellapia.
Menurutnya, negara tujuan ekspor Januari 2026 hanya kawasan Asia lainnya, yakni Hongkong senilai US$ 0,25 juta dan Tiongkok senilai US$ 4,96 juta. Tidak ada ekspor ke negara ASEAN maupun kawasan lain di luar Asia.
Secara keseluruhan, ekspor Maluku naik 9,39 persen dibanding periode yang sama tahun lalu. Tiongkok menjadi tujuan utama dengan kontribusi 95,17 persen dari total ekspor, sedangkan ekspor ke Hongkong menurun 81,41 persen.
“Pada periode ini, ekspor Maluku tidak merambah ke negara anggota ASEAN maupun luar kawasan Asia, sama dengan bulan sebelumnya,” ucapnya.
Pattiwaellapia menamahkan, dari sisi pelabuhan muat, seluruh ekspor Januari 2026 dilakukan melalui Pelabuhan Yos Sudarso, Kota Ambon. Jika dibandingkan Desember 2025, penurunan nilai ekspor melalui pelabuhan ini mencapai 10,05 persen, sedangkan Pelabuhan Bula tercatat turun 100 persen.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....