Pemkot Ambon Dukung Program Pemerintah Pusat
- 09 Feb 2026 13:39 WIB
- Ambon
RRI.CO.ID, Ambon- Pemerintah Kota Ambon mulai melakukan langkah revolusioner untuk mengubah wajah ibu kota Provinsi Maluku menjadi lebih estetik dan rapi.
Menindaklanjuti arahan tegas Presiden Prabowo Subianto terkait keindahan kota, Wali Kota Ambon bersama Wakil Wali Kota dan Kakanwil Kemenag Maluku kini tengah mengkaji aturan baru terkait penataan pemukiman dan ruang publik.
Salah satu poin krusial yang ditekankan adalah pelarangan penggunaan atap seng di masa depan.
Pemkot Ambon berencana mewajibkan penggunaan genteng untuk setiap bangunan baru melalui mekanisme Persetujuan Bangunan Gedung (PBG).
Langkah ini diambil untuk menghilangkan kesan kumuh dan meningkatkan ketahanan bangunan terhadap cuaca.
"Kita ingin Ambon terlihat indah dan tidak kumuh. Kami sedang mengkaji kewajiban penggunaan genteng untuk IMB atau PBG baru, meskipun kami sadar harganya lebih mahal dibandingkan seng," ungkap Wali Kota, Senin, 9/2/2026.
Sebagai solusi cerdas atas mahalnya harga genteng konvensional, Wali Kota telah menginstruksikan Dinas Lingkungan Hidup dan Persampahan (DLHP) Kota Ambon untuk meriset pembuatan genteng dari limbah plastik. Jika berhasil, rumah pribadi Wali Kota dan Wakil Wali Kota akan menjadi proyek percontohan pertama penggunaan genteng ramah lingkungan tersebut.
“Jika sampah plastik kita bisa diolah menjadi genteng, ini akan menjadi energi positif. Kami akan mencobanya di rumah pribadi kami terlebih dahulu sebelum diterapkan secara luas,” tambahnya.
Selain urusan atap, Pemkot Ambon juga akan menertibkan menjamurnya baliho-baliho yang dinilai merusak pemandangan kota.
Wali Kota mengingatkan bahwa arahan Presiden sangat jelas mengenai pencegahan gratifikasi dan estetika ruang publik.
Kepada warga yang tinggal di pinggiran jalan utama, pemerintah mengimbau untuk melakukan pengecatan ulang rumah agar terlihat bersih.
"Jangan biarkan rumah 'badaki' (kotor) di tengah kota. Mari kita cat dan bersihkan agar Ambon terlihat indah di mata dunia," pungkasnya.
Langkah berani ini diharapkan mampu mentransformasi Kota Ambon menjadi kota kepulauan yang modern, bersih, dan jauh dari kesan kumuh sebagaimana visi pembangunan jangka panjang daerah.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....