Tujuh Hari Operasi Tanpa Hasil, SAR Tutup Pencaharian Suhari

  • 06 Feb 2026 08:32 WIB
  •  Ambon

RRI.CO.ID, Ambon: Setelah tujuh hari melakukan pencarian secara intensif, Tim Search and Rescue (SAR) resmi menutup operasi pencarian terhadap Suhari Usman. 

Pria 40 tahun itu merupakan salah satu penumpang KM. Sangiang yang nekat melompat ke luat perairan Pulau Geser, Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) pada 29 Januari 2026 lalu. Penutupan operasi SAR diambil setelah hingga batas waktu pencarian, Suhari Usman belum juga ditemukan. 

"Pencarian telah dilakukan intensif. Namun hingga sepekan ini, tim tidak menemukan tanda-tanda keberadaan korban sehingga kami memutuskan untuk menutup operasi," kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Basarnas Ambon, Muhammad Arafah di Ambon, Kamis malam, 6 Februari 2026

Menurutnya, sejak hari pertama operasi SAR pada tanggal 30 Januari 2026, Tim SAR Gabungan yang terdiri dari Unit Siaga SAR Bula beserta Unsur Potensi SAR dibagi menjadi dua SRU guna memperluas area pencarian korban.

Meskipun upaya pencarian korban telah dilakukan secara maksimal hingga hari ketujuh namun belum menemukan tanda-tanda keberadaan korban.

"Sehubungan dengan telah dilaksanakannya operasi SAR sampai hari ini dan tidak menemukan keberadaan korban, serta hasil evaluasi bersama keluarga dan Unsur Potensi SAR maka operasi SAR dinyatakan selesai dan ditutup," ujarnya.

Kemudian seluruh unsur Potensi SAR yang terlibat dalam operasi ini dikembalikan ke satuannya masing-masing dengan ucapan terima kasih.

Sebelumnya diketahui, korban atas nama Suhari Usman salah satu penumpang KM Sangian dengan rute Fak Fak, Kabupaten Papua Barat tujuan Pulau Geser, Kabupaten SBT, Maluku melompat dari atas kapal pada tanggal 29/01 sekitar pukul 04.00 WIT dini hari.

"Korban dilaporkan melompat ke laut, tepatnya di sekitar Perairan Pulau Geser. Upaya pencarian dari Kapal KM Sangian pun sudah dilaksanakan selama beberapa jam namun tidak menemukan korban," katanya.

Dalam pelaksanaan operasi SAR, Unsur SAR yang terlibat terdiri dari Unit Siaga SAR Bula, Polairud Bula bersama dan TNI AL

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....