Penerimaan Negara dari Sektor Kepabeanan dan Cukai Meningkat
- 04 Feb 2026 13:51 WIB
- Ambon
RRI.CO.ID,Ambon- Kepala Kantor Wilayah Bea Cukai Maluku, Estty Purwadiani Hidayatie menyampaikan, dalam bidang penerimaan, Kanwil Bea Cukai Maluku pada 2025, berhasil membukukan realisasi penerimaan negara dari sektor kepabeanan dan cukai sebesar Rp613 miliar lebih atau mencapai 122,90 persen dari target yang telah ditetapkan. Angka ini juga menunjukkan pertumbuhan sebesar 35,01 persen dibandingkan realisasi tahun 2024.
Selain itu, penerimaan dari pajak impor mencapai lebih dari Rp6 triliun. Melalui kegiatan penegakan hukum, total penerimaan negara dari bidang penindakan mencapai Rp5 miliar lebih dengan penerimaan melalui mekanisme ultimum remedium meningkat signifikan sebesar 154,64 persen menjadi Rp678,834 ribu.
“Kanwil Bea dan Cukai Maluku mencatatkan capaian kinerja yang sangat positif pada tahun 2025, dengan kontribusi signifikan bagi penerimaan negara dan pembangunan daerah Maluku serta Maluku Utara. Kinerja tersebut tercermin dari peningkatan penerimaan, optimalisasi pelayanan publik, hingga kontribusi aktif bagi kemajuan masyarakat,”tandas Estty dalam diskusi ringan serta sosialisasi dan penghargaan yang menghadirkan media massa, Rabu 4 Februari 2026.
Menurutnya, dalam penindakan hukum, sebanyak 186 kasus telah ditangani yang terdiri dari 151 kasus cukai, 9 kasus kepabeanan, dan 26 kasus narkotika psikotropika serta prekursor. Hasil temuan meliputi 773.862 batang barang hasil tembakau dan 32,96 liter minuman mengandung etil alkohol.
Bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), sebanyak 35 UMKM di Maluku dan Maluku Utara telah mendapatkan pembinaan melalui sosialisasi dan asistensi langsung guna mendukung mereka untuk naik kelas dan memasuki pasar ekspor.
Ditambahkan, dalam hal pelayanan publik, Kanwil Bea Cukai Maluku meraih pencapaian membanggakan dengan Indeks Kepuasan Pengguna Layanan (IKPL) sebesar 5 dari skala 5, menunjukkan tingkat kepuasan yang sangat tinggi dari masyarakat terhadap layanan yang diberikan.
“Kantor ini juga mendapatkan berbagai penghargaan kelembagaan, antara lain penghargaan gedung ramah lingkungan kategori platinum dari Kementerian Keuangan, peringkat 1 dalam pengelolaan anggaran dengan nilai IPA tertinggi, serta apresiasi dari Direktorat Jenderal Bea dan Cukai sebagai satker dengan capaian tertinggi dalam analisis media,” terang Estty
Selama tahun 2025, Kanwil Bea Cukai Maluku juga aktif melaksanakan berbagai kegiatan berdampak sosial, seperti penegakan hukum terhadap barang kena cukai ilegal, penguatan koordinasi lintas instansi, serta program edukasi kepada masyarakat. Kegiatan tersebut meliputi Kampus Groskop Custom, partisipasi dalam program mengajar ke sekolah-sekolah (kali ke-10 tahun ini), dan menjadi narasumber dalam berbagai acara di wilayah Maluku dan Maluku Utara.
“Kami menegaskan komitmen untuk terus meningkatkan kinerja, memperkuat sinergi dengan pemangku kepentingan, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, perekonomian daerah, dan penerimaan negara,” ujar Estty.
Untuk tahun 2026 ini, Kanwil Bea Cukai siap menghadapi tantangan strategis seperti dinamika kebijakan fiskal, kompleksitas pengawasan, dan ekspektasi publik yang semakin tinggi dengan memanfaatkan teknologi dan sinergi lintas instansi secara optimal.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....