NTP Maluku Turun 1,44 Persen Januari 2026, Terendah di Indonesia
- 03 Feb 2026 12:21 WIB
- Ambon
RRI.CO.ID, Ambon - Nilai Tukar Petani (NTP) Provinsi Maluku tercatat turun sebesar 1,44 persen pada Januari 2026 dibanding Desember 2025. Berdasarkan hasil pemantauan harga perdesaan di 42 kecamatan, NTP Maluku menurun dari 94,30 pada Desember 2025 menjadi 92,93 pada Januari 2026, sehingga berada di urutan ke-38 dari 38 provinsi di Indonesia.
“Secara nasional, NTP tertinggi pada Januari 2026 tercatat di Provinsi Bengkulu sebesar 204,99, sementara Maluku menempati posisi terendah,” ujar Pelaksana Harian (Plh) Kepala BPS Provinsi Maluku, Jessica Pupella.
Dikatakan, penurunan NTP ini disebabkan oleh turunnya indeks harga hasil produksi pertanian (It) sebesar 0,31 persen. Komoditas penyumbang penurunan antara lain cabai rawit, kelapa, jagung, dan cengkeh.
Sementara itu, indeks harga yang dibayar petani (Ib) justru meningkat 1,15 persen, didorong oleh kenaikan harga ikan layang, ikan cakalang, bawang merah, dan bawang putih.
“Jadi indeks harga yang diterima petani itu 118,35 atau turun 0,31 persen dibanding bulan sebelumnya. Sedangkan indeks harga yang dibayar petani 127,35 atau naik 1,15 persen,” ujar Pupella.
Ditambahkan, berdasarkan subsektor, empat subsektor mengalami penurunan NTP, yaitu tanaman pangan (-1,00 persen), hortikultura (-2,78 persen), tanaman perkebunan rakyat (-1,95 persen), dan peternakan (-0,92 persen). Satu subsektor mengalami peningkatan, yakni perikanan 1,30 persen.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....