Kasus Curanmor Kian Marak di kota Ambon
- 23 Jan 2026 19:18 WIB
- Ambon
RRI.CO.ID,Ambon - Maraknya kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) kembali meresahkan masyarakat di Kota Ambon. Dalam beberapa waktu terakhir, aksi pencurian sepeda motor dilaporkan terjadi di sejumlah kawasan, baik di permukiman warga maupun area publik, sehingga menimbulkan kekhawatiran di tengah masyarakat.
Pantauan RRI Ambon, berbagai akun media sosial kerap memposting kejadian curanmor yang dialami warga. Unggahan tersebut biasanya disertai foto maupun video sepeda motor yang hilang, lengkap dengan lokasi dan waktu kejadian, sebagai upaya meminta bantuan serta meningkatkan kewaspadaan masyarakat.
Warga Waihaong Kecamatan Nusaniwe Zen Barokah mengaku, pernah mengalami hal serupa beberapa waktu lalu.
"bt ada belanja di salah satu toko di Belakang Amplas, kaluar lai motor seng (tidak) ada."ujarnya
Beberapa kasus yang beredar di media sosial menunjukkan sepeda motor hilang meski diparkir di halaman rumah, kos-kosan, hingga area perkantoran. Kondisi ini menandakan pelaku curanmor semakin berani dan memanfaatkan kelengahan pemilik kendaraan.
Warga pun mengaku resah dengan maraknya aksi pencurian tersebut. Banyak di antaranya berharap aparat keamanan dapat meningkatkan patroli, terutama pada malam hari, serta menindak tegas para pelaku agar kejadian serupa tidak terus berulang.
Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk lebih waspada dengan menambah pengamanan kendaraan, seperti menggunakan kunci ganda dan memarkir sepeda motor di tempat yang aman serta mudah diawasi.
Informasi yang diperoleh menyebutkan, aksi curanmor di Kota Ambon terindikasi melibatkan kelompok tertentu, dengan target yang berbeda-beda.
"mereka sering beroperasi di jalan umum termasuk di lingkungan tertentu di Kota Ambon. Bahkan sudah ada jaringan penadah, dan siap diantarpulaukan."kata sumber
Maraknya curanmor di Kota Ambon belakangan ini menjadi perhatian serius berbagai pihak. Diharapkan, dengan kerja sama antara aparat keamanan dan masyarakat, angka pencurian kendaraan bermotor dapat ditekan demi terciptanya rasa aman dan nyaman bagi warga.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....