Ambon Nihil Kasus Hantavirus, Dinkes Tetap Waspada
- 12 Mei 2026 19:42 WIB
- Ambon
RRI.CO.ID, Ambon - Dinas Kesehatan Kota Ambon memastikan hingga saat ini belum ditemukan kasus hantavirus di wilayah Kota Ambon. Meski demikian, masyarakat tetap diimbau meningkatkan kewaspadaan dan menjaga kebersihan lingkungan guna mencegah potensi penyebaran penyakit tersebut.
"Baru beberapa kasus yang ditemukan di daerah tertentu saja, dan di Kota Ambon belum ditemukan ada kasus tersebut," kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Ambon dr Johan Stevanus Norimarna di Ambon, Selasa, 12 Mei 2026
Selain meminta masyarakat tetap waspada, dr Johan juga memastikan bahwa pihaknya pun akan selalu siap dan siaga untuk mengantisipasi virus dimaksud.
“Prinsipnya kita tetap wasapda, semua tenaga dokter dan tenaga medis di rumah sakit dan puskesmas tetap siap dan kita dari dinas sudah isntruksikan. Dari kementrian juga selalu kasih edaran dan kita lanjutkan juga ke semua fasilitas kesehatan," ucapnya
Dia mengaku, semua tenaga medis di Puskesmas juga telah diminta untuk dapat membaca tanda-tanda dan gejala yang dialami poleh setiap pasien dengan baik.
Dengan begitu, langkah antisipasi dan penanganan dapat dilakukan dengan lebih baik dan maksimal. "Jadi harus siap dan siaga perhatikan gejalanya apa yang dialami pasien, sehingga bisa ditanganid engan baik,” katanya.
Dikatakan, penyebaran hantavirus terjadi karena adanya kontak antara manusia dengan hewan pengerat terutama tikus. Penyebarannya tidak seperti Covis-19 yang tertular melalui kontak antara manusia.
“Jenisnya kan bukan seperti Covid-19 tapi seperti campak, virus ini kan disebabkan oleh tikus jadi penularannya bukan dari manusia ke manusia tidak, seperti Covid-19 tapi tetap harus diwaspadai,” ungkapnya.
Hantavirus adalah kelompok virus yang disebarkan oleh hewan pengerat, terutama tikus yang dapat menyebarkan penyakit serius hingga menyebabkan kematian. Vitus ini umumnya menular melalui inhalasi atau mengirup debu yang terkontaminasi urin, kotoran atau air liur tikus yang terinveksi.
Virus ini menyebabkan dua sindrom utama yakni Hantavirus Pulmonary Syndrome (HPS) yang menyerang paru-paru dan Hemorrhagic Fever Renal Syndrom (HFRS) yang berdampak pada ginjal.
Adapun gejala orang yang terserang virus tersebut awalnya mengalami flu, demam, sakit kepala, nyeri otot yang mencul 1-8 meninggu setelah paparan. Namun dapat berkembang menjadi sesak nafas berat atau kegagalan ginjal.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....