Bukan Cuma Layar TV, Piala Dunia 2026 Bisa Diakses Legal lewat Ponsel

  • 12 Jun 2026 16:55 WIB
  •  Ambon

RRI.CO.ID, Jakarta - Lembaga Penyiaran Publik Televisi Republik Indonesia (LPP TVRI) menegaskan hak siar Piala Dunia 2026 di wilayah Indonesia tidak terbatas pada tayangan televisi terestrial gratis (free-to-air) saja. TVRI secara resmi telah menggandeng platform digital pihak ketiga guna memfasilitasi kebutuhan pencinta sepak bola yang ingin menyaksikan pertandingan lewat perangkat gawai (gadget)

Kebijakan strategis ini diambil guna mengantisipasi perubahan pola konsumsi media masyarakat yang kini menuntut fleksibilitas tinggi. Melalui kolaborasi bersama PT Folago Global Nusantara, TVRI meluncurkan FolaPlay sebagai mitra layanan Over-The-Top (OTT) resmi pertama untuk mendistribusikan seluruh 104 jalannya pertandingan turnamen akbar tersebut secara digital.

Selain FolaPlay, layanan streaming serupa juga dihadirkan secara legal melalui platform MAXStream TV milik Telkomsel. Kehadiran aplikasi FolaPlay dan MAXStream TV ini memberikan alternatif berbayar bagi penonton yang memiliki mobilitas tinggi atau tidak berada di depan layar TV digital.

Kedua aplikasi digital tersebut sudah dapat diunduh secara resmi melalui Google Play Store maupun Apple App Store. Untuk dapat menikmati siaran langsung, penonton cukup melakukan registrasi dan memilih paket langganan "Bola Gembira" yang ditawarkan mulai dari tarif mingguan hingga paket penuh turnamen.

Kendati platform digital berbayar kian masif, TVRI memastikan masyarakat luas tetap dapat menikmati kemeriahan pesta sepak bola dunia ini secara gratis. Seluruh pertandingan mulai dari babak penyisihan grup hingga partai final disiarkan tanpa dipungut biaya melalui kanal TVRI Nasional dan TVRI Sport.

Penonton di rumah hanya perlu memindai ulang perangkat TV digital atau menggunakan Set Top Box (STB) dengan antena UHF untuk menangkap frekuensi siaran lokal. Lewat pembagian opsi penyiaran ini, pihak promotor dan pemerintah berharap seluruh lapisan masyarakat di berbagai pelosok Indonesia dapat terakomodasi dengan baik.

Fleksibilitas akses ini juga diharapkan mampu menekan angka penyebaran tautan streaming ilegal berbahaya yang kerap merugikan hak cipta penyiaran serta keamanan digital para pengguna internet selama turnamen berlangsung.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....