Slavko Vinčić Dipercaya Pimpin Final Piala Dunia 2026, Ini Rekam Jejak Sang Pengadil
- 18 Jul 2026 21:56 WIB
- Ambon
RRI.CO.ID, Ambon – FIFA secara resmi menunjuk wasit asal Slovenia, Slavko Vinčić, untuk memimpin pertandingan final Piala Dunia FIFA 2026 antara Spanyol dan Argentina yang akan digelar di New York New Jersey Stadium, Amerika Serikat, Minggu (19/7) waktu setempat. Penunjukan tersebut menjadi tonggak bersejarah karena Vinčić menjadi wasit pertama asal Slovenia yang dipercaya memimpin laga puncak ajang sepak bola paling bergengsi di dunia.
Kepercayaan yang diberikan FIFA bukan tanpa alasan. Vinčić merupakan salah satu wasit elite Eropa yang telah mengantongi pengalaman lebih dari satu dekade memimpin pertandingan-pertandingan besar di level internasional. Selama kariernya, pria kelahiran Maribor, Slovenia, pada 25 November 1979 itu dikenal sebagai pengadil lapangan yang tenang, tegas, serta konsisten dalam mengambil keputusan pada pertandingan berintensitas tinggi.
Vinčić mulai menyandang status wasit berlisensi FIFA pada 2010. Sejak saat itu, kariernya terus menanjak. Ia dipercaya memimpin pertandingan di Liga Champions UEFA, Liga Europa, Kualifikasi Piala Dunia, UEFA Nations League, hingga putaran final Piala Eropa. Pada Euro 2020, ia memimpin beberapa pertandingan penting, termasuk laga perempat final antara Italia melawan Belgia. Ia kembali mendapat kepercayaan pada Euro 2024, memperkuat reputasinya sebagai salah satu wasit terbaik di Eropa.
Puncak karier Vinčić sebelum Piala Dunia 2026 terjadi ketika UEFA menunjuknya sebagai wasit final Liga Champions 2023/2024 yang mempertemukan Borussia Dortmund dengan Real Madrid di Stadion Wembley, London. Sebelumnya, ia juga memimpin final Liga Europa 2022 antara Eintracht Frankfurt dan Rangers. Kepercayaan tersebut memperlihatkan konsistensi performanya dalam mengawal pertandingan-pertandingan dengan tekanan tinggi.
Pada Piala Dunia 2026, Vinčić telah memimpin sejumlah pertandingan penting sepanjang turnamen. Penampilannya dinilai memuaskan oleh Komite Wasit FIFA sehingga ia akhirnya dipercaya menjadi pengadil pada laga final. Penunjukan itu menjadi pencapaian tertinggi dalam kariernya sekaligus membuktikan tingginya kepercayaan FIFA terhadap kualitas kepemimpinannya di lapangan.
Dalam menjalankan tugasnya di partai final, Vinčić akan didampingi dua asisten wasit yang juga berasal dari Slovenia, yakni Tomaž Klančnik dan Andraž Kovačič. Sementara itu, wasit keempat dipercayakan kepada Adham Makhadmeh asal Yordania. Teknologi Video Assistant Referee (VAR) dipimpin oleh Bastian Dankert dari Jerman dengan dukungan sejumlah asisten VAR internasional. Susunan tim perangkat pertandingan tersebut dipilih FIFA berdasarkan pengalaman serta performa mereka sepanjang turnamen.
Meski dikenal sebagai salah satu wasit terbaik dunia, perjalanan karier Vinčić tidak sepenuhnya mulus. Pada 2020, namanya sempat terseret dalam penyelidikan kepolisian di Bosnia dan Herzegovina terkait sebuah operasi pemberantasan jaringan prostitusi dan narkotika. Namun, hasil penyelidikan menyatakan Vinčić tidak terlibat dalam aktivitas ilegal apa pun. Ia dibebaskan tanpa dakwaan dan menjelaskan bahwa dirinya berada di lokasi tersebut karena memenuhi undangan makan malam bersama rekan bisnis. Insiden tersebut tidak memengaruhi karier profesionalnya, bahkan UEFA dan FIFA tetap memberikan kepercayaan penuh kepadanya untuk memimpin berbagai pertandingan penting setelah kasus itu selesai.
Dari sisi statistik, Vinčić dikenal sebagai wasit yang mengedepankan kontrol pertandingan melalui komunikasi yang baik dengan pemain. Ia tidak ragu mengeluarkan kartu apabila permainan mulai menjurus pada tindakan berbahaya, namun juga berusaha menjaga ritme pertandingan agar tetap mengalir. Pendekatan tersebut membuatnya sering dipercaya memimpin pertandingan yang melibatkan klub maupun tim nasional papan atas Eropa.
Penunjukan Vinčić juga menjadi sorotan karena rekam jejaknya bersama kedua finalis. Ia pernah memimpin beberapa pertandingan yang melibatkan Argentina maupun Spanyol dalam berbagai turnamen internasional. Argentina memiliki catatan hasil yang beragam saat dipimpin Vinčić, termasuk kekalahan mengejutkan dari Arab Saudi pada laga pembuka Piala Dunia 2022. Sebaliknya, Spanyol memiliki catatan positif ketika dipimpin pengadil asal Slovenia tersebut, termasuk kemenangan atas Prancis pada semifinal Euro 2024. Meski demikian, FIFA menegaskan bahwa penunjukan wasit dilakukan berdasarkan penilaian profesional terhadap performa sepanjang turnamen, bukan berdasarkan riwayat pertandingan tim tertentu.
Menjelang pertandingan final, Vinčić mengaku terharu setelah menerima kabar penunjukannya. Ia menyebut kesempatan memimpin final Piala Dunia merupakan impian setiap wasit sepak bola dan menjadi kebanggaan besar bagi dirinya serta Slovenia. Ia berjanji akan memberikan performa terbaik dan menjaga integritas pertandingan agar berjalan adil sesuai dengan aturan permainan.
Final Piala Dunia 2026 menjadi panggung terbesar dalam karier Slavko Vinčić. Dengan pengalaman memimpin berbagai final kompetisi elite Eropa dan turnamen internasional, FIFA berharap sang pengadil mampu menjalankan tugasnya secara profesional dalam laga yang akan menentukan juara dunia antara Spanyol dan Argentina.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....