Euforia Piala Dunia 2026, Pemkot Ambon Edukasi Persaudaraan lewat Konvoi Damai
- 05 Jun 2026 10:43 WIB
- Ambon
RRI.CO.ID, Ambon - Pemerintah Kota Ambon mengedukasi masyarakat untuk tetap menjaga persaudaraan di tengah euforia menyambut gelaran Piala Dunia 2026. Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan konvoi dan deklarasi damai yang melibatkan berbagai pihak di Kota Ambon.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Ambon, Richard Luhukay dalam dialog di Pro1 RRI Ambon, Jumat 5 Juni 2026 mengatakan tingginya antusiasme masyarakat terhadap Piala Dunia perlu diimbangi dengan kesadaran menjaga kerukunan. Menurutnya, perbedaan dukungan terhadap tim peserta merupakan hal yang wajar, namun tidak boleh menimbulkan konflik di tengah masyarakat.
Pemerintah daerah pun memiliki tanggung jawab untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban. Karena itu, langkah edukasi kepada masyarakat menjadi bagian penting dalam menjaga situasi tetap kondusif selama berlangsungnya ajang sepak bola dunia tersebut.
Ia mengingatkan bahwa masyarakat Ambon harus tetap mengedepankan nilai persaudaraan meskipun memiliki pilihan dan dukungan yang berbeda. Euforia pertandingan, kata dia, hanya bersifat sementara, sedangkan kehidupan bermasyarakat akan terus berjalan setelah kompetisi berakhir.
“Melalui momentum ini, pemerintah hadir untuk mengedukasi masyarakat bahwasannya biar kita berbeda dukungan, tetapi jangan lupa kita semua adalah orang bersaudara," ujar Richard Luhukay.
Dalam pelaksanaan konvoi dan deklarasi damai, Pemkot Ambon menggandeng unsur keamanan untuk mendukung kelancaran kegiatan. Richard optimis masyarakat Kota Ambon tetap menjunjung tinggi nilai-nilai kearifan lokal, termasuk semangat persaudaraan yang telah lama hidup di tengah masyarakat.
“Apa yang kami lakukan ini adalah sesuatu hal yang baik meskipun memicu pro dan kontra. Untuk itu, kami terus membangun kerja sama erat dengan beberapa media massa," ucapnya.
Konvoi ini diharapkan dapat berjalan lancar dan menjadi ladang sukacita bersama. Richard meyakini karakter masyarakat Ambon yang toleran akan mampu mengubah potensi konflik menjadi sebuah pesta olahraga yang damai.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....