Scam Ready ASEAN Edukasi Siswa Aru Hadapi Penipuan Digital

  • 07 Okt 2026 10:03 WIB
  •  Ambon

RRI.CO.ID, Ambon: Program Scam Ready ASEAN untuk pertama kalinya hadir di Provinsi Maluku melalui edukasi keselamatan digital bagi siswa dan guru di sejumlah sekolah di Kepulauan Aru, Senin (5/10/2026). Kegiatan digelar secara daring dan serentak dengan dukungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku melalui inisiatif Kepala UPTD BTKI DIKBUD, Nurima Rumra, S.Pd.

Sesi edukasi tersebut diikuti siswa dari SMAN 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8 dan 9 Kepulauan Aru serta SMA Yos Sudarso Dobo. Program yang digagas ASEAN Foundation bersama Google.org dan dilaksanakan bersama Kaizen Collaborative Impact sebagai Local Implementing Partner di Indonesia itu mengusung tagline “Learn Smart, Play Protect, Protect Together”.

Dalam kegiatan tersebut, siswa dibekali pemahaman mengenai cara mengenali modus penipuan digital, pola komunikasi mencurigakan, serta langkah yang dapat dilakukan sebelum merespons pesan. Pembelajaran juga menggunakan metode gamifikasi melalui website Be Scam Ready agar materi keselamatan digital dapat dipelajari secara interaktif dan aplikatif.

Salah satu peserta, Carolina, siswi SMAN 6 Kepulauan Aru, mengaku pernah menerima pesan SMS yang menawarkan undian berhadiah. Ia memilih mengabaikan pesan tersebut karena menyadari pola pesan serupa kerap diterimanya dan mengetahui bahwa informasi tersebut merupakan penipuan.

“Di sini saya akan membagikan cerita saya tentang saya yang mendapat pesan dari SMS tentang mendapat undian, tapi saya abaikan karena pesan-pesan itu sering terkirim dan saya tahu kalau itu adalah penipuan,” ujar Carolina, siswi SMAN 6 Kepulauan Aru.

Melalui pengalaman tersebut, peserta diajak memahami bahwa penipuan digital dapat memanfaatkan rasa percaya dan dorongan untuk segera mengambil keputusan. Karena itu, peserta didorong membangun kebiasaan berhenti sejenak, berpikir kritis, dan melakukan verifikasi sebelum memberikan respons atau mengikuti permintaan dalam pesan digital.

Program Scam Ready ASEAN di Kepulauan Aru diharapkan dapat memperkuat kesiapsiagaan siswa dalam menghadapi berbagai risiko penipuan di ruang digital. Edukasi tersebut juga menjadi bagian dari upaya membangun lingkungan pendidikan yang lebih aman dan tangguh melalui peningkatan literasi keselamatan digital.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....