BGN Dorong Delapan Kebiasaan Baik dalam Program MBG

  • 09 Sep 2026 16:40 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • BGN RI mendorong, guru dan siswa membangun delapan kebiasaan baik selama pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di sekolah.
  • Pelaksanaan MBG di sekolah bukan hanya tentang menyediakan makanan bergizi bagi anak-anak.
  • Delapan kebiasaan ini diharapkan menjadi pembiasaan yang dilakukan secara konsisten. Konsistensi menjadi faktor penting agar siswa tidak hanya memahami kebiasaan sehat secara teori, tetapi juga terbiasa menerapkannya,

RRI.CO.ID, Jakarta – Badan Gizi Nasional (BGN) mendorong guru dan siswa menerapkan delapan kebiasaan baik selama pelaksanaan MBG di sekolah. Pembiasaan tersebut tidak hanya bertujuan menciptakan kegiatan makan yang tertib dan menyenangkan.

Deputi Bidang Promosi dan Kerja Sama BGN Mariman Darto mengatakan, delapan kebiasaan tersebut perlu diterapkan secara konsisten. Menurutnya, langkah itu juga menjadi bagian dari pembentukan budaya hidup sehat sejak usia dini.

Menurutnya, kegiatan makan bersama dapat menjadi momentum mengenalkan kebersihan, kedisiplinan, gizi. Bahkan juga keamanan pangan, dan kepedulian lingkungan.

“Pelaksanaan MBG di sekolah bukan hanya tentang menyediakan makanan bergizi bagi anak-anak. Kegiatan makan bersama dapat dimanfaatkan untuk membangun berbagai perilaku positif,” kata Mariman seperti dilansir laman BGN RI, di Jakarta, dikutip Rabu, 9 September 2026.

Kebiasaan pertama yakni mengucapkan salam dan bersyukur sebelum mengikuti makan bersama. Selanjutnya, siswa dibiasakan mencuci tangan sebelum makan sebagai penerapan perilaku hidup bersih dan sehat.

Kebiasaan berikutnya adalah tertib saat mengambil makanan dan menciptakan suasana makan yang nyaman. Siswa juga diarahkan berdoa sebelum dan sesudah makan sebagai bagian dari pembiasaan selama kegiatan MBG.

Selain itu, siswa mendapat edukasi mengenai gizi dan keamanan pangan selama kegiatan makan berlangsung. Mereka juga dibiasakan menjaga kerapian serta membersihkan lingkungan setelah makan.

Mariman mengatakan, delapan kebiasaan tersebut perlu dilakukan berulang agar menjadi bagian dari keseharian siswa. “Delapan kebiasaan ini diharapkan menjadi pembiasaan yang dilakukan secara konsisten sehingga siswa tidak hanya memahami kebiasaan sehat secara teori,” ujarnya.

BGN menilai, guru memiliki peran penting dalam memastikan pembiasaan tersebut berjalan di lingkungan sekolah. Guru tidak hanya mendampingi siswa, tetapi juga menjadi contoh dalam menerapkan perilaku hidup sehat.

Kepala Biro Hukum dan Humas BGN Khairul Hidayati mengatakan, guru dapat memberikan contoh sekaligus mengingatkan siswa selama kegiatan MBG. "Guru sebagai edukator dapat memberikan contoh dan membangun kebiasaan baik secara langsung kepada siswa,” katanya.

Guru juga diharapkan mendampingi siswa sejak sebelum makanan dikonsumsi hingga kegiatan makan selesai. Pendampingan mencakup memastikan siswa mencuci tangan, mengambil makanan dengan tertib, dan menjaga kebersihan setelah makan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....