Peran Inklusi Sosial Ekonomi Kreatif Jadi Sorotan Global

  • 06 Okt 2026 15:42 WIB
  •  Ambon

RRI.CO.ID, Ambon — Kiprah Ambon Music Office (AMO) dalam menggerakkan ekosistem musik dan kebudayaan kembali mendapat pengakuan akademis dan internasional. Tepat pada 6 Oktober 2026, AMO bersama ATC Widyatama tercatat menjadi salah satu subjek penting dalam riset kolaboratif berskala internasional yang diinisiasi oleh United Nations Department of Economic and Social Affairs (UN DESA) melalui Division for Inclusive Social Development (DISD), bekerja sama dengan tim peneliti dari Institut Teknologi Bandung (ITB).

Penelitian strategis yang diketuai oleh Kepala Laboratorium Etnografi Desain ITB, Meirina Triharini, Ph.D., ini mengusung tajuk “Research on Social Inclusion in the Creative Economy in Indonesia”. Fokus utama riset tersebut adalah mengkaji sejauh mana sektor ekonomi kreatif mampu menjadi motor penggerak inklusi sosial di Indonesia.

Tim peneliti menyoroti bagaimana peluang, tantangan, serta bentuk dukungan nyata diberikan kepada kelompok-kelompok rentan dan kurang terwakili—termasuk penyandang disabilitas—agar dapat berpartisipasi aktif dan berdaya saing di dalam ekosistem kreatif nasional.

Dalam surat permohonan resmi yang dilayangkan oleh Design Ethnography Lab ITB pada tanggal 6 Oktober 2026 tersebut, kepemimpinan Direktur Ambon Music Office, Ir. Ronny Loppies, M.Sc.F, beserta rekam jejak ATC Widyatama dinilai memiliki pengalaman serta perspektif krusial di bidang seni, pendidikan, disabilitas, dan inklusi sosial.

Pandangan tersebut diyakini akan memberikan kontribusi yang sangat berharga bagi penyusunan rekomendasi kebijakan serta perumusan program inklusif di tingkat global dan nasional. Rencananya, rangkaian proses pengumpulan data melalui wawancara mendalam ini akan dilangsungkan secara daring berdasarkan kesepakatan bersama.

Hasil dari riset ini nantinya tidak hanya menjadi bahan analisis akademis, tetapi juga dirancang untuk memperkuat arah kebijakan pembangunan inklusif berbasis kebudayaan dan ekonomi kreatif di Indonesia ke depan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....