HUT TNI: Simbol Kekuatan dan Kesetiaan NKRI
- 04 Okt 2025 20:45 WIB
- Ambon
KBRN,Ambon: Setiap tanggal 5 Oktober, bangsa Indonesia memperingati Hari Ulang Tahun Tentara Nasional Indonesia (HUT TNI). Tahun ini, peringatan HUT TNI memasuki usia ke-80, sebuah momen reflektif atas panjangnya perjalanan TNI sebagai garda terdepan dalam menjaga kedaulatan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Peringatan HUT TNI tidak hanya menjadi ajang seremonial, tetapi juga menjadi pengingat sejarah penting berdirinya kekuatan militer nasional Indonesia, yang berakar dari semangat perjuangan rakyat pasca kemerdekaan.
Lahirnya TNI tidak terlepas dari kondisi genting yang dihadapi Indonesia usai memproklamasikan kemerdekaannya pada 17 Agustus 1945. Menghadapi ancaman kembalinya pasukan Belanda yang membonceng Sekutu, pemerintah Republik Indonesia saat itu menyadari pentingnya pembentukan angkatan bersenjata sendiri.
| Baca juga: Sejarah Hari Kavaleri TNI AD Indonesia |
Pada 5 Oktober 1945, Presiden Soekarno mengumumkan pembentukan Tentara Keamanan Rakyat (TKR). Inilah cikal bakal dari TNI yang kita kenal sekarang.
TKR kemudian mengalami beberapa kali perubahan nama, yakni menjadi Tentara KeselamatanRakyat, lalu Tentara RepublikIndonesia (TRI). Akhirnya, pada 3 Juni 1947, seluruh kekuatan bersenjata rakyat disatukan dalam satu wadah bernama Tentara Nasional Indonesia (TNI).
Sejak awal berdirinya, TNI telah menjadi bagian penting dalam sejarah perjuangan Indonesia. Mulai dari mempertahankan kemerdekaan dalam agresi militer Belanda, menghadapi pemberontakan dalam negeri, hingga berperan aktif dalam operasi kemanusiaan, menjaga perdamaian dunia, dan membantu pembangunan nasional.
TNI juga terus bertransformasi menjadi kekuatan profesional yang siap menghadapi ancaman modern, baik dalam bentuk konvensional maupun non-konvensional.
Peringatan HUT TNI setiap 5 Oktober biasanya diisi dengan upacara militer, parade pasukan, dan unjuk kekuatan alutsista. Tidak hanya itu, TNI juga menggelar berbagai kegiatan sosial, seperti baksos,pengobatan gratis, donor darah, serta penanaman pohon, sebagai bentuk kedekatan TNI dengan rakyat.
Tahun ini, perayaan HUT TNI ke-80 mengangkat tema TNI Prima, TNI Rakyat, Indonesia Maju. Tema ini mencerminkan visi TNI yang profesional, responsive, integritas, modern, dan adaptif.
Seiring waktu, TNI terus berbenah menjadi institusi yang modern, profesional, dan dicintai rakyat. Momentum HUT TNI 5 Oktober menjadi pengingat akan pentingnya menjaga sinergi antara TNI dan rakyat, demi menjaga keutuhan dan kemajuan Indonesia.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....