Dinkes Maluku Genjot Penanganan TBC lewat Sosialisasi RAD Lintas Sektoral

  • 16 Sep 2026 23:54 WIB
  •  Ambon

RRI.CO.ID. Ambon — Pemerintah Provinsi Maluku melalui Dinas Kesehatan terus memperkuat komitmen penanggulangan penyakit menular dengan menggelar kegiatan sosialisasi Rencana Aksi Daerah (RAD) Penanggulangan Tuberkulosis (TBC). Pertemuan lintas sektoral ini dilangsungkan di lantai 5 Manise Hotel Kota Ambon, Rabu (16/9/2026).

Kegiatan strategis ini dihadiri oleh berbagai perwakilan instansi pemerintah, organisasi profesi, serta pemangku kepentingan terkait guna menyatukan langkah di bidang kesehatan masyarakat. Pertemuan tersebut bertujuan untuk mengoptimalkan sinergi antar-sektor dalam menekan angka penyebaran serta memastikan target eliminasi TBC di wilayah Maluku dapat tercapai secara efektif dan tepat sasaran.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Maluku, dr. Elna S. Anakota, Sp.M., yang hadir sebagai narasumber utama dalam kegiatan tersebut, menegaskan bahwa penanganan TBC tidak bisa hanya dibebankan kepada sektor kesehatan semata. Menurutnya, dibutuhkan keterlibatan aktif lintas sektor agar Rencana Aksi Daerah ini dapat diimplementasikan secara komprehensif hingga ke akar rumput.

"Penanggulangan tuberkulosis memerlukan komitmen bersama dan kolaborasi yang kuat dari seluruh lintas sektoral, mulai dari tingkat provinsi hingga kabupaten/kota. Melalui sosialisasi Rencana Aksi Daerah ini, kita memperkuat strategi terpadu agar penemuan kasus dan pengobatan tuntas bagi penderita TBC di Maluku bisa berjalan maksimal," ujar dr. Elna S. Anakota, Sp.M.di Manise Hotel Ambon

Lebih lanjut, menyoroti pentingnya edukasi publik secara masif guna menghilangkan stigma negatif di tengah masyarakat terhadap para penderita TBC. Dengan adanya sosialisasi di Manise Hotel ini, pihaknya optimistis koordinasi lintas program dan sektor akan semakin solid dalam mewujudkan Maluku yang bebas dari tuberkulosis.

"Edukasi kepada masyarakat menjadi kunci utama agar pasien TBC tidak merasa dikucilkan, sehingga mereka mau berobat secara rutin sampai sembuh," katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....