Penting Kenali Gejala Malaria agar Cepat Cegah Penularan
- 20 Jun 2026 17:31 WIB
- Ambon
RRI.CO.ID, Ambon - Malaria masih menjadi salah satu penyakit menular yang perlu diwaspadai masyarakat, terutama di wilayah yang memiliki risiko penularan cukup tinggi. Penyakit ini disebabkan oleh parasit Plasmodium yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Anopheles betina yang terinfeksi. Meski dapat dicegah dan diobati, malaria tetap berpotensi menimbulkan komplikasi serius apabila tidak ditangani dengan cepat dan tepat.
Tenaga kesehatan mengingatkan masyarakat untuk mengenali gejala malaria sejak dini. Gejala yang umum muncul antara lain demam tinggi, menggigil, sakit kepala, nyeri otot, mual, muntah, serta tubuh terasa lemah. Pada beberapa kasus, penderita juga mengalami keringat berlebih setelah fase demam dan menggigil.
Melansir dari laman Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan RI, Gejala malaria biasanya muncul dalam rentang waktu 10 hingga 15 hari setelah seseorang digigit nyamuk yang membawa parasit. Karena gejalanya sering menyerupai penyakit lain, masyarakat diimbau untuk tidak mengabaikan demam yang berlangsung berulang atau disertai keluhan lain yang mengarah pada infeksi malaria.
Apabila tidak segera mendapatkan penanganan medis, malaria dapat berkembang menjadi kondisi yang lebih berat. Komplikasi seperti anemia, gangguan pernapasan, kerusakan organ, kejang, hingga penurunan kesadaran dapat terjadi, terutama pada anak-anak, ibu hamil, dan kelompok rentan lainnya.
Upaya pencegahan menjadi langkah paling efektif untuk menekan penyebaran penyakit ini. Masyarakat dianjurkan menggunakan kelambu saat tidur, memakai pakaian yang menutupi tubuh pada malam hari, serta menggunakan losion atau obat antinyamuk guna menghindari gigitan nyamuk.
Selain perlindungan diri, kebersihan lingkungan juga memegang peranan penting dalam mencegah berkembangnya populasi nyamuk. Warga diharapkan rutin menguras tempat penampungan air, menutup wadah penyimpanan air, serta membersihkan genangan yang berpotensi menjadi tempat berkembang biak nyamuk.
Petugas kesehatan mengimbau masyarakat untuk segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan apabila mengalami demam atau gejala yang mengarah pada malaria. Dengan deteksi dini, pengobatan dapat diberikan lebih cepat sehingga risiko komplikasi dapat diminimalkan. Kewaspadaan bersama dan penerapan langkah pencegahan yang konsisten menjadi kunci dalam melindungi diri dan keluarga dari ancaman malaria.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....