Pasien Hemodialisis Jalani Pengobatan dengan Tenang, Dibantu JKN
- 31 Mar 2026 15:13 WIB
- Ambon
RRI.CO.ID, Ambon- Manfaat Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dirasakan secara nyata oleh Patima Tuharea, peserta JKN yang saat ini menjalani terapi hemodialisis atau cuci darah di RSUD dr. M. Haulussy Ambon.
Patima mengungkapkan bahwa dirinya mulai menjalani cuci darah sejak Desember 2025. Kondisi tersebut bermula dari keluhan sesak dada, kesulitan bernapas, serta pembengkakan pada bagian kaki. Mengalami keluhan tersebut, Patima memutuskan untuk memeriksakan diri ke Puskesmas terdekat guna mendapatkan penanganan awal.
“Saat itu saya tidak pernah terlintas akan menjalani pengobatan seperti ini. Namun kenyataannya saya harus menjalani cuci darah sebanyak dua kali dalam seminggu. Awalnya saya dan keluarga belum berani melakukan pemeriksaan lanjutan karena ragu dengan kepesertaan JKN saya. Setelah dilakukan pengecekan, ternyata saya telah terdaftar sebagai peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI). Setelah itu barulah saya memberanikan diri,” ujar Patima.
Selama menjalani cuci darah, Patima mengaku tidak pernah mengalami kendala berarti. Ia juga menyampaikan bahwa seluruh petugas, baik administrasi maupun tenaga medis, memberikan pelayanan dengan ramah dan profesional.
“Berita-berita yang beredar tidak sesuai dengan apa yang saya alami. Faktanya, saya dilayani dengan sangat baik. Seluruh prosedur dijelaskan dengan jelas, petugas medis bekerja cepat dan sigap dalam menyiapkan kebutuhan pasien, serta tidak ada perlakuan yang dibeda-bedakan. Saya juga merasa sangat terbantu dengan adanya Aplikasi Mobile JKN,” ungkapnya.
Berbekal tanggungan pemerintah, Patima dan keluarganya kini tidak lagi khawatir memikirkan biaya pengobatan yang harus ditanggung. Apalagi menurutnya, biaya cuci darah itu cukup besar. Sekali tindakan bisa mencapai sekitar Rp1,3 juta.
"Karena saya harus menjalani cuci darah dua kali dalam seminggu, maka dalam sebulan biayanya bisa mencapai Rp10 hingga Rp11 juta. Sejak awal, yang kami pikirkan adalah soal biaya. Namun sekarang kami merasa sangat terbantu karena telah aktif sebagai peserta JKN,” jelas Patima.
Patima pun mengapresiasi Program JKN yang diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan. Menurutnya, program ini sangat penting dan patut dipertahankan karena memberikan perlindungan kesehatan yang nyata bagi masyarakat. Tak lupa, ia mengimbau masyarakat agar segera mendaftarkan diri dan selalu memastikan keaktifan kepesertaan JKN bagi diri sendiri dan keluarga.
“Kami sangat bersyukur saat mengetahui saya terdaftar sebagai peserta PBI yang iurannya dibayarkan oleh pemerintah. Terima kasih atas perhatian pemerintah kepada masyarakat. Kami berharap Program JKN selalu hadir untuk membantu lebih banyak masyarakat yang membutuhkan seperti saya. Belajar dari pengalaman saya, selama ini saya merasa sehat-sehat saja, padahal kita tidak pernah tahu kapan sakit datang. Jangan menunda untuk menjadi peserta JKN. Langkah kecil yang dilakukan sejak sekarang akan sangat berdampak baik bagi diri dan keluarga di kemudian hari,” tutup Patima.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....