IAIN Ambon Alih Status Jadi UIN A.M Sangadji

  • 29 Mei 2025 19:47 WIB
  •  Ambon

KBRN, Ambon : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ambon resmi beralih status menjadi Universitas Islam Negeri (UIN) Abdul Muthalib Sangadji Ambon.

Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa syukuran alih status tersebut memberikan apresiasi kepada seluruh civitas akademika atas kerja keras, dedikasi dan komitmen dalam memajukan pendidikan tinggi islam di Maluku dan Kawasan Timur Indonesia.

“Transformasi ini sangat strategis dan sejalan dengan visi Pemerintahan Pemerintah Provinsi Maluku, yakni Transformasi menuju Maluku yang Maju, Adil dan Sejahtera menyongsong Indonesia Emas 2045, yang juga tertuang dalam Sapta Cita penguatan SDM yang berkualitas," jelas Gubernur Hendrik.

UIN Abdul Muthalib Sangadji, terang Gubernur, harus menjadi motor penggerak lahirnya generasi muda Maluku yang unggul dalam ilmu pengetahuan, kokoh secara spiritual, punya visi kebangsaan yang kuat, egaliter, akomodatif terhadap kearifan lokal, dan tangguh menghadapi era kompetisi global saat ini.

Disisi lain, mamaku meningkatkan kualitas akademik dan tata kelola perguruan tinggi yang unggul, agar selalu menjadi pusat inovasi dan peradaban, serta memperkuat kapasitas kelembagaan melalui pengintegrasian keislaman, ilmu pengetahuan, teknologi dan kebudayaan berbasis multikultural.

“Kita hidup di tengah arus besar transformasi global, perguruan tinggi tidak bisa lagi berjalan dengan pola lama, tantangan ke depan sangat nyata dan kompleks,” ujarnya.

Dikatakan, Pemerintah Provinsi Maluku menaruh kepercayaan kepada UIN AM Sangadji sebagai agen dan inspirator untuk memperkuat pertalian sejati “Hidop Orang Basudara” dalam semangat “Potong di Kuku rasa di Daging, Ale Rasa, Beta Rasa, Sagu Salempeng di Patah Dua,” ditengah maraknya konflik antar kampung dan kelompok di Maluku.

Lewerissa berpesan kepada rektor dan segenap pimpinan universitas agar menjaga nilai-nilai persaudaraan, toleransi, dan harmoni sosial yang menjadi identitas Maluku dan dikembangkan dalam kultur akademik di Kampus.

“Kita ingin kampus ini tidak hanya menjadi tempat belajar, tapi juga menjadi pusat perdamaian dan inovasi sosial,” tutupnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....