Wali Kota Ambon Resmikan Sistem Peringatan Dini Banjir Tsunami

  • 05 Sep 2026 18:06 WIB
  •  Ambon

‎RRI.CO.ID, Ambon - Sebagai bagian dari upaya memperkuat mitigasi dan mengurangi risiko bencana di Kota Ambon, Bodewin Wattimena selaku Wali Kota Ambon meresmikan fasilitas sistem peringatan dini (early warning system) banjir dan tsunami, di Negeri Hative Kecil, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, Sabtu, 5 September 2026.‎

‎Saat memberikan sambutan, Bodewin mengatakan, Ambon memiliki tingkat kerawanan bencana cukup tinggi, mulai dari gempa bumi, tsunami, banjir, tanah longsor hingga pohon tumbang.

‎“Bencana tidak bisa kita hindari, tetapi risikonya bisa kita minimalisir. Paling tidak, jangan sampai ada korban jiwa,”ujarnya.

‎Menurutnya, sistem peringatan dini memungkinkan masyarakat memperoleh informasi lebih cepat sehingga memiliki waktu untuk melakukan evakuasi ke lokasi yang aman.‎

‎“Kalau air sudah melebihi debit yang rawan, segera mengungsi. Intinya kita harus siap siaga,” tegasnya.

‎Selain pemasangan sistem peringatan dini, Pemkot Ambon terus memperkuat mitigasi melalui kolaborasi dengan pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi Maluku, perguruan tinggi, serta berbagai pihak lainnya.

‎Pemkot juga telah membentuk kelompok masyarakat di tingkat desa dan negeri untuk membantu meningkatkan kesadaran warga terhadap potensi bencana, disertai penyusunan regulasi dan peta risiko bencana.

‎Bodewin turut mengingatkan pentingnya menjaga sejarah bencana, termasuk tsunami yang pernah terjadi di Ambon. Menurutnya, monumen tsunami harus menjadi media edukasi dan pengingat bagi generasi mendatang.‎

‎Ia juga meminta masyarakat menjaga seluruh perangkat sistem peringatan dini yang telah dipasang.

‎“Alat-alat ini mahal dan dipasang untuk menjaga kita semua. Saya titip kepada bapak dan ibu serta seluruh warga untuk menjaganya,” katanya.

‎Bodewin berharap kolaborasi seluruh pihak terus berlanjut agar upaya pengurangan risiko bencana di Kota Ambon dapat dilakukan secara berkelanjutan.

‎“Bencana tidak bisa kita hindari, tetapi paling tidak kita bisa menyelamatkan jiwa masyarakat dari bencana,” tutupnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....