Kisah Pedagang Keliling di Ambon
- 30 Jan 2026 12:16 WIB
- Ambon
RRI.CO.ID, Ambon - Dinamika ekonomi di Pasar Mardika, Ambon, melahirkan fenomena pedagang motor keliling yang kian diminati. Para pedagang ini memilih strategi "jemput bola" untuk menyasar konsumen di pemukiman yang jauh dari pasar induk, sekaligus sebagai bentuk adaptasi terhadap penertiban lapak pinggir jalan oleh pemerintah kota.
Asep, seorang pedagang keliling yang telah menetap 10 tahun di Ambon, mengaku beralih profesi dari penjual bakso setelah usahanya terdampak pandemi COVID-19. Kebijakan penertiban pedagang pinggir jalan juga mendorongnya untuk tidak lagi menetap di satu lokasi.
"Saya beralih jadi pedagang keliling karena adanya penertiban pemerintah terhadap pedagang pinggir jalan. Modal harian tidak tentu, kadang Rp600 ribu hingga Rp1 juta tergantung harga pasar," ungkap Asep saat ditemui di Pasar Mardika, Selasa 27 Januari 2026.
Asep yang melayani rute Passo hingga Tulehu ini mengaku bisa meraup keuntungan bersih sekitar Rp300 ribu hingga Rp400 ribu per hari. "Langganan sudah banyak, bahkan ada yang pesan barang lewat telepon sejak malam sebelumnya," ucapnya.
Hal yang sama dilakukan Giono, yang baru merantau ke Ambon sejak 2022. Dengan motor sewa, ia menjajakan sayur dan bumbu dapur di kawasan Kebun Cengkeh. Giono menggunakan strategi harga tetap namun menyesuaikan volume isi kemasan agar tetap bisa bersaing dengan harga pasar.
"Saya beli barang di pasar, lalu dikemas ulang. Harganya tetap sama dengan harga pasar, tapi isinya dikurangi sedikit agar ada margin untung. Sejauh ini 90% dagangan selalu laku terjual," kata Giono.
Para pedagang keliling ini memulai aktivitas mereka sejak pukul 04.00 WIT untuk berburu barang segar di Pasar Mardika. Setelah proses pengemasan selesai sekitar pukul 06.00 WIT, mereka langsung bergerak menuju rute masing-masing.
Eksistensi mereka membuktikan bahwa di tengah ketatnya penataan kota, peluang ekonomi baru tetap tumbuh melalui inovasi layanan yang memudahkan kebutuhan dapur masyarakat sehari-hari.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....