Festival Budaya Gebyar Wisata Vol. 4 Tampilkan Kekayaan Seni Tradisi Maluku
- 07 Jul 2026 15:08 WIB
- Ambon
RRI.CO.ID, Ambon - Festival Budaya menjadi salah satu dalam rangkaian penutupan Gebyar Wisata Vol. 4 yang berlangsung di kawasan Gong Perdamaian Ambon. Ribuan masyarakat memadati lokasi kegiatan untuk menyaksikan beragam pertunjukan seni tradisional yang menampilkan kekayaan budaya Maluku, sekaligus menjadi wujud komitmen dalam melestarikan warisan budaya daerah kepada generasi muda.
Sejak awal acara, suasana festival dipenuhi antusiasme pengunjung yang datang dari berbagai kalangan. Panggung utama menjadi pusat perhatian masyarakat yang ingin menikmati berbagai penampilan seni yang telah dipersiapkan oleh para seniman, komunitas budaya, dan sanggar tari.
Festival Budaya kali ini menghadirkan beragam pertunjukan khas Maluku yang memukau para penonton. Salah satunya adalah Tari Lari Kaweng, tarian tradisional yang menggambarkan semangat kebersamaan dan kekuatan masyarakat dalam menjaga nilai-nilai budaya yang diwariskan secara turun-temurun.
Penampilan Lari Obor turut menjadi salah satu atraksi yang paling dinantikan. Pertunjukan tersebut menghadirkan nuansa heroik dan penuh makna, menggambarkan semangat, harapan, serta persatuan masyarakat Maluku yang terus menyala seperti kobaran api obor.
Suasana semakin semarak dengan alunan musik tradisional Totobuang yang dimainkan secara harmonis. Dentingan alat musik khas Maluku tersebut dipadukan dengan irama ukulele, menciptakan perpaduan musik yang menghibur sekaligus memperlihatkan kekayaan seni musik daerah yang masih terus dilestarikan hingga saat ini.
Festival Budaya Gebyar Wisata Vol. 4 turut dihadiri oleh Rektor IAKN Ambon beserta jajaran pimpinan kampus. Hadir pula perwakilan dari Bank BNI, Komisaris Bank Maluku Malut, Dinas Pariwisata Provinsi Maluku, pimpinan Adira Finance, Mandala Finance, serta berbagai sponsor dan mitra yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.
Dukungan dari berbagai lembaga dan dunia usaha menunjukkan pentingnya kolaborasi dalam mendorong pengembangan sektor pariwisata, seni, budaya, dan ekonomi kreatif di Maluku. Kehadiran para pemangku kepentingan juga menjadi bentuk apresiasi terhadap para pelaku seni dan komunitas budaya yang terus berupaya menjaga identitas budaya daerah.
Antusiasme masyarakat terlihat begitu tinggi sepanjang pelaksanaan festival. Area Gong Perdamaian dipenuhi pengunjung yang rela bertahan hingga malam hari untuk menikmati seluruh rangkaian pertunjukan. Tepuk tangan dan sorakan penonton mengiringi setiap penampilan, menciptakan suasana yang hangat dan penuh kebersamaan hingga acara penutupan.
Festival Budaya tidak hanya menjadi hiburan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi media edukasi untuk memperkenalkan kekayaan budaya Maluku kepada generasi muda maupun wisatawan. Melalui pertunjukan seni tradisional, masyarakat diajak untuk semakin mengenal, mencintai, dan melestarikan warisan budaya yang menjadi identitas daerah.
Panitia berharap Festival Budaya dalam Gebyar Wisata Vol. 4 dapat menjadi agenda tahunan yang terus berkembang dengan melibatkan lebih banyak komunitas seni, sanggar budaya, pelaku ekonomi kreatif, serta masyarakat.
Dengan demikian, kegiatan ini diharapkan mampu menjadi salah satu ikon pariwisata budaya di Maluku, meningkatkan kunjungan wisatawan, sekaligus memperkuat upaya pelestarian budaya lokal bagi generasi yang akan datang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....