Perkuat Kolaborasi Pendidikan Tinggi, Dubes Belanda Sambangi Kampus Unpatti

  • 08 Apr 2026 10:43 WIB
  •  Ambon

RRI.CO.ID, Ambon - Universitas Pattimura (Unpatti) mempertegas perannya dalam jaringan akademik internasional, melalui penyambutan kunjungan diplomatik Duta Besar Kerajaan Belanda untuk Indonesia, Marc Gerritsen. Kunjungan tersebut disambut hangat Rektor Unpatti, Prof. Dr. Fredy Leiwakabessy di Gedung Rektorat Unpatti pada Selasa 7 April 2026.

Pertemuan strategis ini difokuskan pada penguatan kolaborasi akademik dan riset internasional yang telah terjalin antara Unpatti dengan berbagai institusi pendidikan di Negeri Kincir Angin tersebut. Selain membahas kerja sama yang sedang berjalan, kunjungan ini juga mengevaluasi peluang serta tantangan implementasi kebijakan pendidikan tinggi di Indonesia, khususnya di wilayah Maluku.

Rektor Unpatti Prof. Fredy Leiwakabessy mengungkapkan rasa hormatnya atas kehadiran delegasi Belanda. Ia menilai kunjungan ini sebagai kesempatan berharga untuk memperkuat kerja sama penelitian serta pertukaran mahasiswa dan dosen

"Kami berharap kolaborasi ini memberikan manfaat nyata bagi pengembangan sumber daya manusia di Maluku. Salah satu agenda yang paling dinanti adalah rencana kuliah tamu dari Dubes Marc Gerritsen bertajuk: "A Conversation with the Ambassador: Connecting the Dots between Maluku and the Netherlands,” ujar Prof. Fredy.

Senada dengan Rektor, Dubes Marc Gerritsen menjelaskan tujuan kunjungannya untuk memperkenalkan Belanda secara menyeluruh, termasuk memberikan konteks sejarah hubungan kedua negara yang telah berlangsung ratusan tahun.

Selain aspek historis, Marc menekankan pentingnya dialog langsung dengan mahasiswa untuk memetakan peluang pendidikan tinggi di masa depan. Ia berharap kuliah tamu yang nantinya dilakukan dapat memberikan wawasan baru bagi mahasiswa Unpatti mengenai dinamika global di dunia akademik.

"Kami ingin mahasiswa mendapatkan lebih banyak wawasan mengenai peluang dan tantangan di bidang pendidikan tinggi, khususnya yang dapat dikembangkan di Ambon," tutur Marc.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....