BMKG Prakirakan Gelombang hingga 4 Meter di Perairan Maluku
- 10 Mar 2026 07:51 WIB
- Ambon
RRI.CO.ID, Ambon - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Maritim Ambon memprakirakan tinggi gelombang laut di sejumlah perairan Maluku berpotensi mencapai 2,5 hingga 4 meter, terutama di wilayah Laut Arafuru bagian barat dan tengah. Kondisi ini dipicu oleh aktivitas bibit siklon tropis di kawasan Pasifik utara Papua.
Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Ambon Yasinta Lawery, Selasa 10 Maret 2026 menjelaskan bibit Siklon Tropis yang terpantau di Samudra Pasifik utara Papua pada koordinat 11,7 LU dan 139,7 BT berpotensi meningkatkan kecepatan angin serta tinggi gelombang di sejumlah wilayah perairan Indonesia timur.
Menurutnya, pola angin di wilayah Indonesia bagian utara umumnya bergerak dari barat laut hingga timur laut dengan kecepatan berkisar 5 hingga 20 knot. Sementara di wilayah selatan Indonesia, angin bertiup dari barat daya hingga barat laut dengan kecepatan 6 hingga 30 knot.
“Kecepatan angin tertinggi terpantau di Samudra Hindia selatan Jawa Timur hingga NTT, Laut Sumbawa, Laut Flores, Laut Banda, dan Laut Arafuru,” ujarnya.
BMKG juga memprakirakan gelombang setinggi 1,25 hingga 2,5 meter berpeluang terjadi di sejumlah perairan Maluku, antara lain Perairan Utara Pulau Buru, Perairan Seram Bagian Barat, Perairan Utara Maluku Tengah, Perairan Pulau Ambon–Pulau Lease, Perairan Kepulauan Banda, Perairan Kepulauan Kei, Perairan Kepulauan Tanimbar, Perairan Kepulauan Babar, Perairan Wetar, hingga Laut Banda.
BMKG mengimbau masyarakat, khususnya nelayan dan operator kapal, agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gelombang tinggi tersebut.
“Para pelaku aktivitas laut diminta untuk terus memantau perkembangan informasi cuaca maritim sebelum melakukan pelayaran,” ucapnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....