BMKG Ambon Keluarkan Peringatan Dini Gelombang Tinggi di Perairan Maluku

  • 12 Mei 2026 17:10 WIB
  •  Ambon

RRI.CO.ID, Ambon - BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Ambon mengeluarkan peringatan dini tinggi gelombang untuk sejumlah wilayah perairan Maluku yang berlaku mulai 13 Mei 2026 pukul 09.00 WIT hingga 14 Mei 2026 pukul 09.00 WIT. Informasi tersebut tertuang dalam laporan Nomor ME.01.02/012/KAMB/V-2026 yang diterbitkan di Ambon pada 12 Mei 2026.

Dalam keterangannya, BMKG menyebutkan intensitas Ex-Siklon Tropis Hagupit diperkirakan menurun dan bergerak ke arah barat–barat laut menjauhi wilayah Indonesia. Meski demikian, kondisi tersebut masih mempengaruhi cuaca maritim di wilayah Maluku, terutama terhadap peningkatan kecepatan angin dan tinggi gelombang laut di sejumlah perairan.

Pola angin di wilayah Maluku umumnya bergerak dari arah Timur hingga Tenggara dengan kecepatan rata-rata berkisar antara 6 sampai 20 knot. Bahkan peningkatan kecepatan angin permukaan hingga mencapai lebih dari 25 knot terpantau di Perairan Kepulauan Kai, Kepulauan Aru, Kepulauan Tanimbar, Kepulauan Babar, Laut Banda, dan Laut Arafuru yang berpotensi meningkatkan tinggi gelombang laut di wilayah tersebut.

BMKG memprakirakan tinggi gelombang 1,25 hingga 2,50 meter atau kategori sedang berpeluang terjadi di Perairan Kepulauan Kai, Perairan Utara dan Selatan Kepulauan Aru, Perairan Barat dan Timur Kepulauan Tanimbar, Perairan Kepulauan Babar, Perairan Kepulauan Sermata-Leti, Perairan Wetar, Laut Banda, serta Laut Arafuru bagian barat dan tengah.

Terkait kondisi tersebut, BMKG mengingatkan masyarakat agar memperhatikan risiko keselamatan pelayaran. Perahu nelayan diminta waspada apabila kecepatan angin melebihi 15 knot dan tinggi gelombang di atas 1,25 meter. Kapal tongkang juga diimbau berhati-hati saat kecepatan angin lebih dari 16 knot dengan tinggi gelombang di atas 1,5 meter.

Sementara kapal ferry serta kapal berukuran besar seperti kapal kargo dan kapal pesiar perlu meningkatkan kewaspadaan jika kecepatan angin melampaui 21 hingga 27 knot dengan tinggi gelombang mencapai lebih dari 2,5 sampai 4 meter.

BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Ambon mengimbau masyarakat pesisir, nelayan, maupun operator transportasi laut agar terus memantau perkembangan informasi cuaca maritim sebelum melakukan aktivitas di laut. Informasi tinggi gelombang ini ditandatangani oleh Kepala Stasiun Meteorologi Maritim Ambon, Mujahidin, S.Si., dan prakirawan An eras Wulan S., S.Tr.Met.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....