BMKG Keluarkan Peringatan Dini Gelombang Tinggi di Perairan Maluku

  • 21 Jun 2026 14:38 WIB
  •  Ambon

RRI.CO.ID, Ambon – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Maritim Ambon mengeluarkan peringatan dini potensi gelombang tinggi di sejumlah wilayah perairan Maluku yang berlaku mulai 20 Juni 2026 pukul 15.00 WIT hingga 23 Juni 2026 pukul 09.00 WIT. Masyarakat, khususnya nelayan dan pengguna transportasi laut, diminta meningkatkan kewaspadaan selama periode tersebut.

Berdasarkan analisis BMKG, pola angin di wilayah Maluku umumnya bertiup dari arah Timur hingga Tenggara dengan kecepatan rata-rata 6–25 knot. Kecepatan angin tertinggi diperkirakan mencapai lebih dari 25 knot di sejumlah wilayah, seperti Perairan Utara Pulau Buru, Perairan Selatan Pulau Buru, Perairan Kepulauan Kei, Perairan Barat Kepulauan Tanimbar, Perairan Timur Kepulauan Tanimbar, Perairan Kepulauan Babar, Perairan Kepulauan Sermata–Leti, Perairan Wetar, Laut Banda, serta Laut Arafuru bagian barat dan tengah.

BMKG memprakirakan gelombang setinggi 1,25–2,50 meter (kategori sedang) berpotensi terjadi di:

  • Perairan Ambon–Pulau Lease
  • Perairan Utara Maluku Tengah
  • Perairan Selatan Maluku Tengah
  • Perairan Seram Bagian Timur (Utara dan Selatan)
  • Perairan Seram Bagian Timur
  • Perairan Seram Bagian Timur (Pulau Gorong)
  • Perairan Selatan Kepulauan Aru
  • Perairan Wetar

Sementara itu, gelombang tinggi 2,50–4,00 meter diperkirakan berpeluang terjadi di:

  • Perairan Utara dan Selatan Pulau Buru
  • Perairan Kepulauan Kei
  • Perairan Kepulauan Banda Neira
  • Perairan Utara Kepulauan Aru
  • Perairan Barat dan Timur Kepulauan Tanimbar
  • Perairan Kepulauan Babar
  • Perairan Kepulauan Sermata–Leti
  • Laut Banda
  • Laut Arafuru bagian barat dan tengah.

BMKG juga mengingatkan adanya risiko terhadap keselamatan pelayaran, terutama bagi:

  • Perahu nelayan saat kecepatan angin mencapai 15 knot dan tinggi gelombang 1,25 meter.
  • Kapal tongkang saat angin mencapai 16 knot dan gelombang 1,5 meter.
  • Kapal ferry saat angin mencapai 21 knot dan gelombang 2,5 meter.
  • Kapal berukuran besar seperti kapal kargo saat angin mencapai 27 knot dan gelombang 4 meter.

Masyarakat yang tinggal maupun beraktivitas di wilayah pesisir diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi gelombang tinggi dan selalu memantau informasi cuaca maritim terbaru dari BMKG sebelum melakukan aktivitas di laut.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....