BPJS Ketenagakerjaan Gandeng PW DMI-BPKRMI Maluku, Lindungi Pengurus Masj
- 06 Mar 2026 13:30 WIB
- Ambon
RRI.CO.ID, Ambon - Dalam rangka mendorong perluasan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi para penggiat masjid dan musala di seluruh kabupaten/kota se-Provinsi Maluku, BPJS Ketenagakerjaan Provinsi Maluku bersama Pengurus Wilayah Dewan Masjid Indonesia (PW DMI) Provinsi Maluku dan Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BPKRMI) Provinsi Maluku resmi menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS).
Penandatanganan kerja sama tersebut dilaksanakan pada Rabu, 04 Maret 2026, bertempat di Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Maluku.
Dokumen PKS ditandatangani oleh Ketua PW DMI Provinsi Maluku, Sadali IE, dan Ketua BPKRMI Provinsi Maluku, Ahmad Ilham Sipahutar.
Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Maluku, Heru Siswanto, menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan wujud nyata komitmen negara dalam memberikan perlindungan kepada kelompok pekerja di lingkungan masjid dan musala, seperti marbot, muazin, imam, hingga khatib.
“Mereka adalah pekerja sosial yang rentan terhadap berbagai risiko kerja. Oleh karena itu, negara hadir untuk memberikan perlindungan melalui program jaminan sosial ketenagakerjaan bagi seluruh penggiat masjid,” kata Heru.
Menurutnya, kolaborasi dengan DMI dan BPKRMI merupakan langkah strategis untuk mempercepat peningkatan kepesertaan jaminan sosial di sektor keagamaan, khususnya di wilayah Maluku.
“Kolaborasi ini akan kami implementasikan melalui kerja nyata guna memberikan kesejahteraan dan perlindungan bagi para penggiat masjid di Maluku,” tambahnya.
Dikatakan, BPJS Ketenagakerjaan Maluku bersama DMI dan BPKRMI akan melakukan edukasi dan sosialisasi secara masif kepada masyarakat, khususnya para penggiat masjid, terkait pentingnya perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.
“Kami akan aktif mendorong percepatan pendaftaran para penggiat masjid menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan serta meningkatkan perluasan kepesertaan di sektor keagamaan,” ujar Heru.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua PW DMI Maluku, Sadali IE, menyambut baik kerja sama tersebut dan menyatakan kesiapan DMI untuk berkolaborasi secara aktif dalam menyukseskan program ini.
Ia juga mendorong seluruh Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) di Provinsi Maluku agar mendaftarkan para marbot dan penggiat masjid menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan.
“Kolaborasi ini diharapkan dapat memberikan perhatian dan perlindungan yang layak bagi para marbot dan penggiat masjid, mengingat mereka bekerja untuk kepentingan umat,”tegasnya.

Sementara itu, Ketua BPKRMI Provinsi Maluku, Ahmad Ilham Sipahutar, menyampaikan bahwa sinergi ini membuka ruang bagi para pemuda dan remaja masjid di Maluku untuk mendapatkan perlindungan jaminan sosial serta menjadi contoh positif di tengah masyarakat.
Melalui kerja sama ini, diharapkan semakin banyak penggiat masjid di Provinsi Maluku yang terlindungi dari risiko kerja maupun risiko sosial lainnya, sehingga mereka dapat menjalankan tugas pelayanan kepada umat dengan rasa aman dan tenang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....