Prabowo Singgung Penyelesaian Konflik Aceh dalam Pidato Kenegaraan

  • 15 Agt 2025 16:11 WIB
  •  Lhokseumawe

KBRN, Lhokseumawe: Presiden Prabowo Subianto memuji dan memberi penghormatan kepada Presiden Republik Indonesia ke-6, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang telah berhasil menyelesaikan Konflik Aceh.

"Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, mengatasi kerawanan ekonomi akibat resesi keuangan dunia tahun 2008. Berhasil menyelesaikan konflik Aceh, dan meletakkan dasar yang kuat untuk pembangunan ekonomi yang adil, merata, dan terencana", singgung Prabowo ketika menyampaikan Pidato Kenegaraan, Jum'at (15/8/2025) di hadapan DPR-MPR RI, gedung Senayan, Jakarta.

Selain itu, Prabowo menyebutkan, pada tanggal 17 Agustus 2025, delapan puluh tahun sudah para pendiri bangsa Indonesia, mendeklarasikan kemerdekaan. Proklamasi tanggal 17 Agustus 1945 adalah momen penting dalam perjuangan panjang bangsa ini untuk berdiri diatas kaki sendiri.

Setelah Deklarasi kemerdekaan 17 Agustus 1945, bangsa ini masih berperang selama 5 tahun, berperang merebut kemerdekaan, dengan senjata, dengan diplomasi, maupun dengan semua kekuatan yang ada hingga kemerdekaan benar-benar direbut dan diakui pada tahun 1949.

Sejak itu, para pendahulu Presiden Republik Indonesia ke-1 hingga ke-7, bekerja keras membangun bangsa Indonesia. Bekerja keras untuk mewujudkan Indonesia yang adil dan makmur.

Presiden Soekarno, telah memimpin perjuangan bangsa Indonesia dan berhasil mempertahankan keutuhan wilayah Republik Indonesia ditengah berbagai intervensi maupun invasi dari negara-negara asing. Presiden juga berhasil mengintegrasikan Irian Barat ke dalam NKRI.

Presiden Soeharto, melaksanakan pembangunan ekonomi yang merata dari Sabang sampai Meurauke. Berhasil mewujudkan Swasembada Pangan, dan meletakkan dasar-dasar industrialisasi ekonomi dan menurunkan kemiskinan ekstrim.

Presiden Habibi mengenalkan kita ke arah teknologi tinggi, mampu menjaga stabilitas ekonomi, ditengah multi dimensi ekonomi tahun 1998.

Presiden Abdurrahman Wahid (Gus dur) menjaga stabilitas bangsa, berhasil memperkokoh kerukunan antara suku, agama, dan ras, sehingga jati diri kita sebagai bangsa majemuk dalam keharmonisan terbentuk secara kuat dan harmoni.

Presiden Megawati, menyelesaikan proses pemulihan ekonomi akibat krisis ekonomi dan moneter yang berkepanjangan. Menyelesaikan ribuan kasus perusahaan-perusahaan yang kolep akibat krisis moneter 1998, dan melaksanakan pemilihan umum secara langsung untuk pertama kalinya, serta memperkuat lembaga-lembaga negara.

Sementara Presiden Joko Widodo (Jokowi), memimpin kita untuk menyelesaikan krisis akibat Pandemi Covid-19. Sehingga Indonesia termasuk salah satu negara yang paling cepat untuk mengurangi dampak Pandemi. Keluar dari kesulitan ekonomi. Jokowi juga merintis pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) dan meletakkan strategi hilirisasi sumber daya alam Indonesia.

"Seluruh Presiden pendahulu saya, bersama pemerintah yang mereka pimpin berupaya mewujudkan Indonesia yang lebih dekat cita-cita kemerdekaan kita", sebut Prabowo.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....