Bupati Minta Penyaluran Bantuan Bencana Harus Tepat Sasaran

  • 28 Jan 2026 11:03 WIB
  •  Aceh Singkil

RRI.CO.ID, Singkil - Bupati Kabupaten Aceh Singkil, H. Safriadi Oyon meminta penyaluran bantuan bencana di daerahnya harus tepat sasaran. 

Penegasan tersebut diungkapkan Oyon, saat menyerahkan secara simbolis bantuan berupa Mukena dan kain sarung bagi para santri pada salah satu pesantren di Kecamatan Singkil, Aceh Singkil. 

" Kami berharap kepada Dinas terkait untuk menyalurkan paket bantuan mukenah, kain sarung dan sejadah atau ambal harus tepat sasaran,"sebut Bupati Aceh Singkil, Safriadi Oyon. Rabu (28/1/2026) 

Terutama, bagi santri dan santri wati, serta rumah ibadah (masjid) yang sebelumnya betul - betul terdampak banjir pada beberapa Desa/Kampung di Kabupaten Aceh Singkil pada akhir November 2025 lalu.

Kemudian Bupati Aceh Singkil Safriadi Oyon mengatakan bahwa paket bantuan mukenah, kain sarung dan sajadah atau ambal tersebut bersumber bantuan dari Pemerintah pusat.

Dengan harapan, melalui bantuan ini dapat sedikit meringankan beban masyarakat. Terutama bagi santriwan dan santriwati yang tercatat sebagai penerima manfaat, karena sebelumnya terdampak banjir hingga mengakibatkan banyaknya seragam, mukenah dan kain sarung para santri itu tercatat rusak, hanyut dan bahkan hilang. 

" Melalui program ini kita ingin mengganti kain dan mukenah mereka yang sebelumnya hanyut atau hilang,"tambah Oyon. 

Sekedar informasi, dari sebesar Rp4 miliar total nilai dana bantuan presiden (Banpres) RI Prabowo Subianto sebelumnya untuk wilayah Kabupaten Aceh Singkil untuk penanganan darurat banjir. 

Terdapat sebesar Rp1,7 Miliar di kelola oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) untuk pengadaan paket bantuan seragam sekolah bagi pelajar yang terdampak banjir. 

Kemudian terdapat senilai Rp800 dikelola oleh Dinas Syariat Islam (DSI), yakni pengadaan Mukena dan Kain Sarung untuk para santri. Serta pengadaan Sajdah atau ambal gulung, yang diberikan kepada rumah ibadah (masjid) yang tercatat mengalami terdampak bajir. 

Selanjutnya sisa anggaran lain, sebelum Bupati Aceh Singkil Safriadi Oyon mengatakan anggaran bantuan tersebut dikelola oleh Dinas Kesehatan. Dengan agenda kegiatan, diperuntukkan pengadaan obat - obatan di Puskesmas serta biaya fogging (pengasapan) di wilayah pemukiman penduduk yang terdampak banjir untuk mengantisipasi penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) pasca banjir. 

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....