Datangi Kantor Pos, Warga Singkil Pertanyakan Penundaan Penyaluran Jadup

  • 07 Apr 2026 17:06 WIB
  •  Aceh Singkil

RRI.CO.ID, Singkil - Sejumlah warga dari Desa Pulo Sarok, Kecamatan Singkil, Kabupaten Aceh Singkil, mendatangi Kantor PT. Pos Indonesia Cabang Pembantu Singkil, Senin,6 April 2026.

Kedatangan sejumlah warga ini untuk mempertanyakan alasan penundaan penyaluran bantuan sosial jatah hidup (jadup) untuk korban banjir dan longsor di Kabupaten Aceh Singkil yang hingga kini dikabarkan belum direalisasikan melalui PT. Pos Indonesia.

" Kedatangan kami merupakan bentuk protes atas tertundanya penyaluran bantuan Jadup untuk korban termpak banjir,"sebut Salah seorang warga, Masdar, Senin, 6 April 2026.

Menurutnya, warga disana mengaku kecewa karena penyaluran bantuan tersebut ditunda. Bahkan mereka juga mempertanyakan kejelasan kebijakan antara pemerintah daerah, dengan Pemerintah pusat melalui Kementerian Sosial terkait dengan bantuan jatah hidup (Jadup) bagi warga terdampak banjir tersebut.

“Kami mohon agar bantuan ini segera dicairkan, dan berharap PT. Pos Indonesia bisa bersikap tegas serta amanah dalam menyalurkan bantuan ini,”tambahnya.

Sementara itu ditempat terpisah Kepala Kantor Cabang Pembantu (KCP) PT. Pos Indonesia Singkil, Gusnijar menyampaikan permohonan maaf atas keterlambatan penyaluran bantuan tersebut.

Gusnijar menjelaskan bahwa penundaan itu dilakukan berdasarkan permintaan Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil melalui surat Bupati setempat yang disampaikan kepada PT. Pos Indonesia Cabang Tapaktuan.

“Penyaluran sementara ditunda sesuai permintaan pemerintah daerah,"jelas Gusnijar, Senin, 6 April 2026.

Bahkan Gusnijar menambahkan, pihaknya akan segera berkoordinasi dengan jajaran PT Pos dan pihak terkait untuk memastikan kelanjutan penyaluran bantuan tersebut. Sementara untuk batas akhir pencairan, ditetapkan hingga 10 April 2026 mendatang.

Seperti diketahui, sebelum Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Singkil melalui Bupati H. Safriadi Oyon meminta kepada PT. Pos Indonesia (Persero) untuk menunda sementara penyaluran bantuan dana jaminan hidup (Jadup) korban terdampak banjir dan longsor tahun 2025 di Kabupaten Aceh Singkil, Guna untuk menghindari hal - hal negatif yang tidak diinginkan.

"Kami mohon kepada PT. Pos Cabang Tapak Tuan penyaluran dana bantuan Jadup tersebut, guna untuk menghindari hal - hal negatif yang tidak diinginkan," kata Bupati Aceh Singkil, Safriadi Oyon, Jum'at, 27 Maret 2026

Permintaan penundaan penyaluran bantuan Jadup ini, menurut Oyon mengingat masih adanya pro kontra terkait data calon penerima bantuan bencana banjir longsor khusus untuk wilayah Kabupaten Aceh Singkil.

Sehingga Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat melalui surat yang ditanda tangani Bupati Aceh Singkil, Safriadi Oyon mengeluarkan surat Nomor : 466.1/405 tertanggal 27 Maret 2026.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, dari total calon penerima Jadup di seluruh Kabupaten Aceh Singkil sebanyak 605 kepala keluarga, terdapat sebanyak 414 kepala keluarga tercatat di Kecamatan Singkil.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....