Harga Sayur dan Tomat Melonjak Drastis di Subulussalam, Pembeli Merosot Tajam
- 18 Mei 2026 13:27 WIB
- Aceh Singkil
RRI.CO.ID, Subulussalam – Harga sejumlah komoditas bahan pokok dan sayur-mayur di pasar harian Kota Subulussalam mengalami kenaikan drastis dalam dua pekan terakhir. Lonjakan harga yang cukup signifikan ini mengikis daya beli masyarakat dan mengancam omzet para pedagang setempat.
Komoditas yang mengalami kenaikan paling mencolok adalah tomat, yang melonjak dari harga semula Rp12 ribu menjadi Rp30 ribu per kilogram. Tren kenaikan ini juga diikuti oleh cabai rawit yang naik dari Rp20 ribu menjadi Rp30 ribu per kilogram, serta cabai hijau yang kini menyentuh Rp25 ribu dari harga sebelumnya Rp15 ribu per kilogram.
Tidak hanya lini perbumbuan, harga umbi-umbian dan sayur-mayur juga merangkak naik. Kentang yang biasanya dijual seharga Rp8 ribu kini harus ditebus dengan harga Rp12 ribu per kilogram, sementara berbagai jenis sayur-sayuran lainnya rata-rata mengalami kenaikan berkisar antara Rp10 ribu hingga Rp20 ribu per kilogram.
"Sudah memasuki pekan kedua harga-harga naik. Karena cuaca hujan terus, stok barang di tingkat pemasok menipis makanya modalnya jadi naik," ujar Kadariah Siketang, Senin 18 Mei 2026.
Kadariah menambahkan bahwa selama ini para pedagang di Subulussalam sangat bergantung pada pasokan luar daerah. Mereka harus berbelanja dan mendatangkan barang-barang tersebut langsung dari Provinsi Sumatera Utara, sehingga kondisi cuaca buruk di jalur distribusi langsung berdampak pada harga jual di pasar.
Akibat lonjakan harga yang tak terkendali ini, Kadariah mengeluhkan jumlah pembeli yang merosot tajam dan berharap ada tindakan nyata dari pemangku kebijakan. Ia sangat berharap pemerintah daerah segera turun tangan untuk mengambil langkah strategis guna menstabilkan harga pasar agar kondisi perekonomian pedagang kecil tidak semakin terpuruk.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....