Pedagang Kue Kering Musiman Raup Untung jelang Lebaran
- 15 Mar 2026 12:06 WIB
- Aceh Singkil
RRI.CO.ID, Subulussalam : Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, geliat ekonomi sektor kuliner, khususnya kue kering, mengalami lonjakan signifikan. Fenomena ini dirasakan langsung oleh para pedagang musiman yang mulai kebanjiran pesanan dari masyarakat yang ingin menyajikan kudapan khas lebaran di meja tamu.
Salah satu pelaku usaha yang merasakan manisnya berkah Ramadhan tahun ini adalah Ibu Ratna. Sebagai pedagang kue kering musiman, ia mengaku kewalahan melayani permintaan pelanggan yang terus meningkat tajam dibandingkan hari-hari biasa seiring mendekatnya hari kemenangan.
Strategi pemasaran yang dilakukan Ratna terbilang modern namun efisien. Tanpa memiliki toko fisik yang besar, ia mengandalkan kekuatan media sosial untuk menjangkau pembeli. Melalui platform digital tersebut, produknya justru mampu dikenal lebih luas oleh masyarakat di dalam maupun luar daerah.
Ratna menjelaskan bahwa usaha yang ia jalani ini bukanlah hal baru, melainkan bisnis tahunan yang selalu dinanti. Kepercayaan pelanggan menjadi modal utamanya, di mana sebagian besar pembeli merupakan langganan tetap yang selalu memesan kue buatannya setiap menjelang lebaran.
“Alhamdulillah, setiap tahun peminatnya selalu ada meski saya hanya berjualan lewat media sosial, omzet tahun ini sedikit meningkat karena sistemnya sudah berbasis langganan tetap yang percaya dengan rasa kue kami,” ujar Ratna, Minggu 15 Maret 2026.
Varian kue yang ditawarkan pun sangat beragam untuk memberikan banyak pilihan bagi konsumen. Mulai dari camilan tradisional hingga kue klasik seperti kuping gajah, kue bawang, kacang arab, kacang tanah goreng, nastar, putri salju, dll tersedia dalam daftar menunya.
Mengenai harga, Ratna mematok tarif yang cukup kompetitif dan terjangkau bagi semua kalangan. Ia menjual produknya mulai dari harga Rp35 ribu per kilogram, tergantung pada jenis dan tingkat kesulitan pembuatan kue tersebut.
Ratna menambahkan bahwa kualitas bahan tetap menjadi prioritas utama meski permintaan sedang melonjak. Menurutnya, kepuasan pelanggan adalah kunci agar bisnis musiman ini bisa bertahan setiap tahunnya tanpa kehilangan daya tarik di tengah persaingan pasar yang ketat.
Peningkatan omzet ini menjadi bukti bahwa momentum lebaran selalu membawa dampak positif bagi UMKM dan pedagang kecil. Dengan kemudahan teknologi informasi, para ibu rumah tangga kini memiliki peluang besar untuk meningkatkan ekonomi keluarga melalui kreativitas di dapur.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....