UMKM di Singkil Tertekan Kenaikan Harga Bahan Pokok
- 27 Agt 2025 21:42 WIB
- Aceh Singkil
KBRN, Singkil: Kenaikan harga bahan pokok di Kabupaten Aceh Singkil semakin menekan pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM). Para pedagang mengaku kesulitan menjaga stabilitas harga dagangan mereka karena bahan baku yang merangkak naik.
Amin, pemilik Warung Sibolga di wilayah Singkil Utara, mengungkapkan kondisi tersebut berdampak langsung pada menurunnya omzet penjualan. Menurutnya, pedagang terjepit antara tingginya biaya bahan baku dengan kekhawatiran konsumen terhadap harga jual makanan.
“Ya, di tengah naiknya kebutuhan bahan pokok ini membuat kami pedagang kesulitan untuk mendapatkan pendapatan lebih dari berjualan,” ujar Amin kepada RRI, Rabu (27/8/2025).
Ia mencontohkan, harga ayam yang kini mencapai Rp41 ribu per kilogram serta kenaikan harga cabai membuatnya bingung menentukan harga jual menu dagangan. Jika harga makanan dinaikkan, dikhawatirkan konsumen enggan membeli.
| Baca juga: Babinsa Dukung UMKM Rumahan di Singkil |
“Karena ayam, cabai, beras, dan kebutuhan pokok lainnya naik semua, kami pedagang serba sulit. Kalau harga nasi goreng ayam dan menu lain dinaikkan, pasti konsumen keberatan,” tambah Amin.
Amin berharap pemerintah dapat menstabilkan harga kebutuhan pokok agar UMKM bisa terus bertahan dan masyarakat tetap dapat membeli makanan dengan harga terjangkau.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....