Imbas Konflik, Pabrik Pengolahan Sawit PT BSM Rumahkan Seluruh Karyawan
- 23 Mei 2026 12:52 WIB
- Aceh Singkil
RRI.CO.ID, Subulussalam - Pabrik Pengolahan Berondolan Kelapa Sawit (PPBKS) PT Bensuli Salam Makmur (BSM) terpaksa merumahkan seluruh karyawannya mulai Sabtu, 23 Mei 2026. Keputusan ini diambil manajemen setelah operasional pabrik yang berlokasi di Desa Cepu, Kecamatan Penanggalan, Kota Subulussalam tersebut berhenti beroperasi secara total
Langkah penghentian operasional ini merupakan instruksi langsung dari pimpinan tertinggi perusahaan. Manajemen memutuskan untuk menutup sementara seluruh aktivitas pengoperasian pabrik dengan batas waktu yang belum ditentukan akibat situasi yang tidak kondusif di area operasional.
Manajer PT BSM, Hizkia Tarigan, mengungkapkan bahwa kebijakan pahit ini berdampak langsung pada nasib puluhan pekerja. Saat ini, tercatat ada 32 karyawan yang bekerja di perusahaan tersebut, meliputi bagian staf, petugas keamanan, hingga tim teknis di lapangan.
Penutupan ini menjadi ancaman serius bagi stabilitas ekonomi keluarga para pekerja yang menggantungkan hidup di pabrik tersebut. Berhentinya operasional perusahaan secara mendadak memicu kekhawatiran massal terkait putusnya mata pencarian utama mereka.
Pihak manajemen menyayangkan kondisi ini karena mayoritas pekerja merupakan masyarakat lokal. Dari total 32 karyawan yang terpaksa dirumahkan, 80 persen di antaranya merupakan warga yang berdomisili di sekitar lingkungan perusahaan.
Sementara itu, Komisaris PT BSM, Heppy Bancin, membenarkan bahwa kebijakan penutupan ini sudah berjalan sejak sehari sebelumnya. Pengumuman resmi juga telah disampaikan kepada media mengenai penghentian seluruh aktivitas kerja di dalam lingkungan pabrik.
“Benar, untuk sementara waktu ini, pabrik kita ditutup,” kata Heppy Bancin.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....