Badan Gizi Subulussalam Respons Kritik Program Makan Gratis
- 25 Feb 2026 16:39 WIB
- Aceh Singkil
RRI.CO.ID, Subulussalam : Badan Gizi Nasional Korwil Subulussalam merespons berbagai masukan dan kritik masyarakat di media sosial terkait pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis. Aspirasi tersebut dianggap sebagai bahan evaluasi penting untuk meningkatkan kualitas layanan distribusi makanan di lapangan.
Pihak pengelola memilih bersikap terbuka terhadap komentar negatif yang muncul di jagat maya belakangan ini. Pengawasan publik dinilai sebagai kontrol sosial yang efektif agar pelaksanaan program tetap berjalan pada koridor yang semestinya dan tepat sasaran.
Sartika Anggraini mengungkapkan bahwa setiap unggahan warga menjadi catatan bagi tim internal untuk berbenah. Menurutnya, partisipasi masyarakat dalam mengawasi program pemerintah sangat diperlukan guna menjaga integritas dan performa petugas di setiap satuan pelayanan.
“Kita selalu berpandangan positif, kita anggap postingan dan komentar netizen menjadi bahan masukan untuk bisa lebih baik lagi,” kata Sartika, Rabu 25 Februari 2026.
Terkait besaran anggaran, pengelola menjelaskan terdapat perbedaan satuan harga berdasarkan kategori penerima manfaat. Untuk kelompok balita hingga siswa SD kelas bawah, alokasi biaya dipatok sebesar delapan ribu rupiah per porsi makanan.
Sementara itu, untuk kelompok pelajar menengah, ibu hamil, menyusui, hingga tenaga pendidik, dialokasikan sebesar sepuluh ribu rupiah. Sistem belanja bahan baku sendiri diklaim menggunakan metode sesuai biaya riil guna menghindari potensi penyimpangan anggaran.
“Pihak kami akan menanggapi hal tersebut jika ada aduan serta buktinya,” tegas Sartika saat dimintai keterangan mengenai dugaan ketidaksesuaian harga yang sempat ramai dibahas oleh para pengguna internet.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....