Pemuda Subulussalam Pasang Badan Jaga Kondusifitas Arus Politik
- 22 Feb 2026 12:37 WIB
- Aceh Singkil
RRI.CO.ID, Subulussalam : Dinamika politik yang tengah menghangat di Kota Subulussalam memicu kekhawatiran akan terjadinya perpecahan di tengah masyarakat. Menanggapi situasi tersebut, sejumlah organisasi kepemudaan sepakat untuk mengambil peran sebagai penengah sekaligus penjaga stabilitas keamanan daerah agar tidak terpengaruh oleh isu-isu yang memecah belah, Minggu 22 Februari 2026.
Pelaksana Harian Ketua Perpas, Abdul Ujung, menegaskan bahwa dampak dari gejolak politik saat ini dirasakan oleh seluruh lapisan warga. Menurutnya, generasi muda memiliki tanggung jawab moral untuk memastikan bahwa kekhususan Aceh dan kerukunan yang selama ini terjalin tidak rusak akibat kepentingan sesaat.
“Semua elemen masyarakat terdampak oleh dinamika politik ini. Sebagai pemuda, kita harus siap menjaga kondusifitas. Jangan sampai ada upaya adu domba. Pemuda harus menjadi garda terdepan dalam menjaga kedamaian,” ujar Abdul Ujung saat memberikan keterangan resmi.
Upaya menjaga kedamaian ini akan diperkuat melalui rangkaian diskusi estafet yang direncanakan berlangsung di setiap kecamatan. Langkah ini diambil untuk menyerap aspirasi langsung dari bawah sekaligus meredam potensi konflik yang mungkin muncul di tingkat akar rumput akibat perbedaan pandangan politik.
Sekjen Rinto Berutu menambahkan bahwa toleransi merupakan kunci utama dalam menghadapi perbedaan pilihan atau persepsi. Ia menilai perlu adanya gerakan kolektif yang menyatukan barisan pemuda agar setiap persoalan sosial-politik yang muncul dapat diselesaikan dengan musyawarah dan kepala dingin.
Ketua IKAPAS, Muhammad Jhony, turut menyoroti pentingnya kekompakan antar organisasi kepemudaan di masa krusial seperti sekarang. Ia berpendapat bahwa jika pemuda tidak solid, maka stabilitas kota akan mudah goyah, sehingga aktivasi kembali peran organisasi menjadi hal yang mendesak dilakukan.
Senada dengan itu, perwakilan Muda Seudang, Toto, memandang dinamika politik sebagai bumbu demokrasi yang lumrah terjadi. Namun, ia mengingatkan agar persatuan tetap menjadi prioritas utama di atas segala kepentingan kelompok demi menjaga martabat dan marwah Kota Subulussalam.
Sebagai penutup, Ketua Pemuda Kecamatan P3KR Runding, Dekcik Kombih, berkomitmen untuk terus merajut silaturahmi antar pemuda di wilayahnya. Langkah preventif ini diharapkan mampu membentengi masyarakat dari provokasi yang dapat merusak tatanan sosial yang sudah berjalan harmonis.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....