Jaga Kualitas Nutrisi, MBG di Subulussalam Terapkan Menu Basah
- 29 Mar 2026 20:42 WIB
- Aceh Singkil
RRI.CO.ID, Subuoussalam : Penentuan menu dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Subulussalam kini melibatkan pengawasan ketat dari para ahli gizi. Setiap komposisi makanan yang akan disajikan kepada siswa harus melewati proses audit nutrisi oleh Kepala Satuan Pelayanan Pembangunan Gizi.
Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa program MBG tidak hanya sekadar memberikan makanan, tetapi benar-benar memenuhi kebutuhan mikronutrien anak. Kolaborasi antara juru masak dan tenaga ahli gizi menjadi standar operasional prosedur yang wajib dijalankan di setiap dapur produksi.
Sartika Anggraini menjelaskan bahwa pemilihan bahan pangan ditekankan pada keseimbangan protein nabati dan hewani yang tinggi. Tim juga mulai menerapkan format menu basah yang dinilai lebih mampu menjaga kandungan vitamin dibandingkan dengan metode penyajian makanan kering lainnya.
Proses seleksi menu ini dilakukan secara berkala untuk menghindari kebosanan pada anak-anak yang menjadi penerima manfaat. Ahli gizi di lapangan terus melakukan evaluasi terhadap sisa makanan untuk mengetahui tingkat penerimaan rasa dari menu-menu yang telah disajikan.
“Harapan kami, program MBG ini tidak sekadar menjadi rutinitas, tetapi mampu mengubah pola konsumsi anak-anak kita menjadi lebih sehat,” ungkap Sartika Anggraini, Minggu 29 Maret 2026.
Melalui standarisasi ini, Badan Gizi Nasional ingin menciptakan perubahan perilaku konsumsi yang berkelanjutan di lingkungan sekolah. Para guru juga diharapkan ikut berperan dalam memberikan edukasi mengenai manfaat dari setiap komponen gizi yang ada di dalam kotak makanan siswa.
Diharapkan, dengan pengawasan ketat dari para ahli, angka stunting dan masalah kurang gizi di Subulussalam dapat ditekan secara signifikan. Sinergi ini merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam menyiapkan sumber daya manusia yang berkualitas melalui intervensi gizi sejak dini.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....