WJNC di Malioboro, Ratusan Personel Diterjunkan Antisipasi Pelanggaran KTR
- 06 Okt 2026 13:26 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Yogyakarta - Gelaran Wayang Jogja Night Carnival (WJNC) resmi diboyong ke kawasan Malioboro 5-7 Oktober 2026, sejumlah antisipasi dilakukan termasuk mencegah terjadinya pelanggaran. Sejumlah petugas Satpol PP hingga Jogomaton diterjunkan untuk menjaga ketertiban, termasuk mencegah pelanggaran Perda KTR di Kawasan Malioboro saat event berlangsung.
Kepala Bidang Ketertiban Umum dan Ketenteraman Masyarakat (Kabid Tibum) Satpol PP Kota Yogyakarta, Bayu Laksmono menyampaikan, total personel yang diterjunkan dalam pengamanan pelaksanaan WJNC 2026 ada sekitar 450 personel. Menurutnya, 100 personel dari Polresta Yogyakarta, 25 personel dari Kodim 0734/YKA, 25 personel dari Paksi Katon, dan Satgas dari linmas wilayah Danurejan, Gedongtengen, dan Gondomanan.
"Kami membagi personel itu ada enam titik terkait dengan pola pengamanan," katanya, Senin, 5 Oktober 2026.
Bayu menjelaskan, fokus utama dalam operasi ini adalah pengamanan pelaksanaan WJNC, disamping itu, juga terkait kerawanan pelanggaran yang bisa terjadi. Menurutnya, selain larangan PKL berjualan di pedestrian hingga pengamen, pengawasan juga difokuskan pada masyarakat ataupun wisatawan yang merokok secara sembarangan di kawasan Malioboro.
"Upaya semaksimal mungkin akan kita lakukan. Karena Malioboro sudah ditetapkan sebagai Kawasan Tanpa Rokok," ujarnya.
Bayu membeberkan, tugas pokok pengamanan dibagi dua, pertama di jalur karnaval dengan rute dimulai di gedung DPRD DIY, kemudian terakhir nanti di jalur display karnaval Titik Nol Kilometer. Sedangkan enam titik petugas dari Teteg kereta api hingga jalan perwakilan, terutama saat penutupan jalan sebanyak 58 personel.
Dari titik start sampai dengan barat Kepatihan, sebagai titik krusial di state kedua menerjunkan personel sejumlah 55 orang. State ketiga dari Kepatihan sampai Teras Malioboro 1 membutuhkan 60 personel, karena meski jaraknya tidak begitu panjang, tetapi ada banyak jalur masuk seperti Pajeksan maupun Suryatmajan.
Sementara titik keempat dimulai dari Teras 1 sampai dengan Pasar Sore atau Mirota Batik, dengan menempatkan personel 57 orang personel. Kemudian di titik kelima dimulai dari Pasar Sore sampai daerah persiapan untuk penampilan sebelum titik Nol menempatkan personel sejumlah 55 personel.
Kemudian di titik keenam yang merupakan di area display karnaval dibagi menjadi dua, di area display penampil terdapat 40 personel. Kemudian di sisi timur yang mengarah finish di Jalan Senopati ada 16 personel dan di sisi barat Jalan Ahmad Dahlan meski ada penutupan jalan, tetapi nanti menempatkan personel ada 16 orang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....