Semarak WJNC 2026: Usung Tema Gana Kalajaya di Sumbu Filosofi

  • 06 Okt 2026 09:14 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta - Gelaran tahunan Wayang Jogja Night Carnival (WJNC) kembali menyapa masyarakat dan wisatawan. Memasuki penyelenggaraan ke-10 sejak pertama kali digulirkan pada 2016, WJNC 2026 tampil beda dengan mengusung tema "Gana Kalajaya" serta memboyong lokasi utama karnaval kembali ke kawasan Sumbu Filosofi Malioboro hingga Titik Nol Kilometer.

Kepala Bidang Daya Tarik Pariwisata Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta, Yurnelis Piliang menyampaikan, WJNC 2026 merupakan bagian dari tujuh event unggulan yang dirancang untuk menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-270 Kota Yogyakarta. Menurutnya, gelaran WJNC masih tetap sama dari sebelumnya dengan penampil utama dari 14 kemantren yang terdiri atas kelompok usia remaja hingga dewasa dengan masing-masing kemantren menampilkan tokoh pewayangan yang berbeda.

"Penyelenggaraan rangkaian WJNC ini dimaksudkan sebagai wadah perayaan budaya, pariwisata, ekonomi kreatif, olahraga, kreativitas, dan partisipasi masyarakat. Kami ingin memperkuat daya tarik Kota Yogyakarta sebagai destinasi wisata dan kota budaya," katanya, Senin, 4 Oktober 2026.

Lebih lanjut, Yurnelis menjelaskan bahwa konsep WJNC kini dikembangkan dari sekadar parade satu malam menjadi ekosistem festival kota secara utuh. Dengan demikian, wisatawan yang berkunjung dapat menikmati pengalaman budaya dan hiburan interaktif selama beberapa hari berturut-turut.

"Kami ingin wisatawan tidak hanya datang untuk menyaksikan parade saja, tetapi juga memperoleh pengalaman berkesan selama beberapa hari melalui berbagai aktivitas budaya, ekonomi kreatif, olahraga, hingga pariwisata berbasis komunitas," ucapnya.

Rangkaian Acara 5–7 Oktober 2026

Meskipun puncak acara jatuh pada hari Rabu, 7 Oktober 2026, kemeriahan rangkaian WJNC telah dimulai sejak awal pekan di panggung Pintu Barat Kepatihan, Malioboro. Pada Senin, 5 Oktober 2026, masyarakat dihibur dengan penampilan pentas musik dari berbagai band lokal dan paduan suara mahasiswa kampus.

Kemeriahan berlanjut pada Selasa, 6 Oktober 2026 sore mulai pukul 16.00 WIB lewat pawai semarak yang melibatkan Paskibra Kota, marching band UPN Veteran, parade kendaraan tradisional, komunitas sepeda onthel, becak, andong, hingga partisipasi dari pelaku ekonomi kreatif lokal.

Adapun pada malam puncak Rabu, 7 Oktober 2026, acara dimulai pukul 18.00 WIB dengan penampilan delegasi dari luar daerah. Parade utama WJNC kemudian menyusul pada pukul 19.00 WIB sepanjang Jalan Margomulyo hingga Titik Nol Kilometer.

"Penampil utama kita adalah pertunjukan dari 14 kemantren se-Kota Yogyakarta. Setiap kemantren diwakili oleh kelompok usia remaja hingga dewasa yang membawakan karakter pewayangan berbeda melalui balutan kostum unik, seni tari, properti khusus, dan iringan musik yang telah disiapkan," ujarnya.

Malam puncak WJNC 2026 juga dipastikan kian megah dengan sajian tarian pembuka dan penutup, serta kehadiran kendaraan hias ikonik yang disebut sebagai "Wahana". Pemkot Yogyakarta mengimbau masyarakat dan wisatawan untuk datang lebih awal serta menikmati rangkaian hiburan budaya ini dengan tertib.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....