Dinas Pariwisata Kulon Progo Dekatkan Desa Wisata dengan Agen Perjalanan Wisata
- 18 Sep 2026 23:28 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Kulon Progo – Dinas Pariwisata Kulon Progo menggelar Table Top Lomba Gelar Potensi Desa Wisata (LGPW) di Hotel Morazen pada Jumat, 18 September 2026. Kegiatan ini dalam rangka mempertemukan langsung para pengelola desa wisata dengan buyer atau pembeli dari sektor pariwisata.
Kepala Dinas Pariwisata Kulon Progo, Sutarman, menjelaskan, acara ini dirancang sebagai wadah komunikasi dan transaksi langsung antara pengelola desa wisata dan para pelaku perjalanan wisata, termasuk travel agent serta biro-biro perjalanan dari wilayah DIY dan Jateng.
"Tujuannya agar paket-paket wisata desa dapat diakses oleh dunia usaha atau buyer, sehingga paket wisata tersebut bisa dinikmati dan dijadikan referensi bagi wisatawan yang menggunakan jasa mereka di Kulon Progo," ujarnya.
Dalam kegiatan ini, ada 30 buyer dari Yogyakarta dan Jawa Tengah, serta 30 pengelola desa wisata beserta pelaku wisata di Kulon Progo yang berpartisipasi.
Sutarman menjelaskan bahwa format acara dikemas secara interaktif menggunakan sistem table top berdurasi timer, di mana para peserta dapat langsung berdiskusi dan melakukan negosiasi penawaran paket wisata yang sesuai dengan kebutuhan bisnis travel agent.
Sebagai bentuk apresiasi terhadap kualitas layanan, akan memberikan penghargaan (awarding) pada malam harinya bagi desa wisata dengan penilaian terbaik. Penilaian ini didasarkan pada kriteria pelayanan serta penilaian sebelumnya terhadap puralang khusus yang menggambarkan kualitas pelayanan di desa wisata.
Sutarman menambahkan, potensi desa wisata menjadi salah satu daya unggul utama pariwisata Kulon Progo karena mampu memberikan kontribusi langsung terhadap ekonomi kerakyatan dan melibatkan banyak masyarakat secara luas.
Berbagai desa wisata unggulan, termasuk destinasi populer seperti Menoreh, dilibatkan untuk memperkenalkan potensi terbaik mereka kepada para pelaku industri pariwisata.
"Melalui ajang ini, kami optimis kerja sama bisnis antara pengelola desa wisata dan travel agent dapat terjalin lebih erat, sehingga mendongkrak kunjungan wisatawan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat lokal," ujarnya.
Untungkan Pengelola Destinasi
Pengelola Desa Wisata Tinalah, Panggih Widodo, mengatakan, kegiatan table top tersebut sangat menguntungkan bagi para pengelola destinasi. Melalui fasilitasi langsung dari Dinas Pariwisata Kulon Progo, pihaknya dapat dipertemukan secara langsung dengan calon-calon pembeli dan agen perjalanan terkurasi.
"Kegiatan table top hari ini sangat menguntungkan bagi kami karena kami ditemukannya oleh calon-calon pembeli, calon-calon membawa tamu ke desa wisata yang tentu saja kami sambut dengan antusias," ujarnya.
Menurut Panggih, format acara yang mempertemukan langsung penyedia jasa wisata dengan buyer tanpa perantara cukup penting dalam membangun kerja sama bisnis pariwisata secara gratis dan tepat sasaran.
"Sangat efektif. Jadi ini promosi gratis ya. Jadi udah ketemu langsung dengan calon buyer-nya karena ini travel agent yang didatangkan sini, dan menurut saya ini efektif, dan semoga table top diadakan terus sehingga dengan buyer-buyer yang lain ya," ucapnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....